BATU HAMPAR - Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Rokan Hilir resmi membuka kegiatan Perkemahan Akhir Tahun Ajaran Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) tahun 2026.
Acara ini menjadi momentum penting dalam membina generasi muda agar memiliki karakter religius sekaligus profesional.
Pembukaan dilakukan oleh Bupati Rokan Hilir yang diwakili oleh Kalaksa BPBD, Syafnurizal, SE. Ia hadir bersama Wakil Ketua DPRD Basiran Nur Effendi, Camat Batu Hampar Wahyu Kurniawan, S.STP, M.Si, Penghulu Bantaian Imam, serta Penyuluh KUA Batu Hampar Ustadz Syafruddin, S.PdI.
Ketua DPD LDII Rohil, H. Sarman Syahroni, ST, M.Ip, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 74 peserta dari generasi muda LDII. Mereka akan menjalani rangkaian pembinaan dengan tema "Perkuat Karakter Pemuda yang Profesional dan Religius Berazazkan Pancasila Guna Memperkokoh Ekosistem Bangsa di Bawah Naungan NKRI".
Sementara itu, Bupati Rohil H. bistamam yang diwakili Kalaksa BPBD Rohil, Syafnurizal menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan misi pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, agamis, dan berbudaya.
Hal ini juga selaras dengan RPJMD Kabupaten Rokan Hilir periode 2025–2029.Ia menambahkan, LDII selama ini telah berperan aktif menjaga keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Program-program LDII dinilai mampu mencetak generasi profesional religius yang berjiwa Pancasila.Para peserta perkemahan tidak hanya diajak memahami Al-Qur'an dan Hadits sebagai pedoman hidup, tetapi juga dibekali wawasan kebangsaan dan pendidikan bermasyarakat. Hal ini diharapkan memperkuat kontribusi LDII dalam pembangunan daerah.
Syafnurizal berpesan agar warga LDII terus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia di Negeri Seribu Kubah. Nilai-nilai Pancasila harus tetap menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam arahannya, ia menekankan tiga hal penting yang harus dijaga oleh generasi muda: niat yang tulus, pikiran yang selalu mengingat Allah SWT, serta fisik yang sehat dan kuat untuk mendukung aktivitas pembangunan dan ibadah.
Menurutnya, niat yang bersih akan melahirkan keimanan yang kokoh. Hati yang penuh cinta kepada Allah, Rasul, dan tanah air akan menjadi pondasi kuat bagi pemuda dalam menjalani kehidupan. Pikiran yang senantiasa mengingat Sang Pencipta akan menuntun generasi muda untuk mengambil keputusan yang bijak dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Sementara itu, fisik yang sehat menjadi modal utama untuk bersinergi dalam pembangunan. Dengan tubuh yang kuat, pemuda dapat bekerja, beribadah, dan berkontribusi lebih optimal.
Acara perkemahan ini juga menjadi wadah kebersamaan antar generasi muda LDII. Mereka dilatih untuk memiliki jiwa gotong royong, disiplin, dan kepemimpinan yang berlandaskan nilai religius.Kehadiran tokoh pemerintahan dalam pembukaan acara menunjukkan dukungan penuh terhadap kiprah LDII.
Pemerintah berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman.Para peserta akan mengikuti berbagai kegiatan edukatif dan spiritual selama perkemahan.
Mulai dari pembinaan karakter, penguatan wawasan kebangsaan, hingga kegiatan ibadah bersama.Dengan semangat kebersamaan, Permata CAI 2026 diharapkan menjadi tonggak penting dalam mencetak generasi muda Rokan Hilir yang unggul, religius, profesional, dan berbudaya, demi memperkokoh ekosistem bangsa di bawah naungan NKRI.