SIAK - Pemkab Siak memutuskan tidak menggelar tradisi open house pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini diambil sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang mengimbau pemerintah daerah mengurangi kegiatan seremonial di tengah kondisi nasional yang masih diwarnai bencana di sejumlah wilayah.
Meski tanpa open house resmi, nuansa silaturahmi tetap dijaga. Komplek Rumah Rakyat akan dibuka khusus pada hari pertama Idulfitri, memberi kesempatan bagi masyarakat untuk bertemu langsung dengan Bupati dan Wakil Bupati Siak. Sekretaris Daerah Siak, Mahadar, menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan secara sederhana sesuai arahan pemerintah pusat.
Pada hari kedua Lebaran, agenda pimpinan daerah akan berlangsung secara terpisah. Bupati Afni dijadwalkan tetap berada di Siak dan menerima masyarakat di kediaman orang tuanya di Kampung Rempak. Sementara itu, Wakil Bupati Syamsurizal akan berada di Sungai Apit. Keduanya juga akan memantau langsung pelayanan publik agar tetap berjalan optimal selama libur hari raya.
Dikutip dari MCRiau, Pemkab menegaskan bahwa seluruh kepala OPD dan camat tetap harus siaga di wilayah masing-masing. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti meski dalam suasana Lebaran, sebagai bentuk komitmen aparatur negara dalam menjalankan tugas.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri mengeluarkan imbauan resmi agar pemerintah daerah membatasi kegiatan halal bihalal dan open house. Langkah ini mempertimbangkan situasi bencana yang masih terjadi di berbagai daerah serta dinamika global yang berpotensi berdampak pada kondisi nasional. Pemerintah daerah diminta lebih memprioritaskan kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat, seperti bantuan sosial dan kegiatan produktif.
Melalui edaran tersebut, pemerintah pusat juga menyampaikan harapan agar momentum Ramadan dan Idulfitri dapat memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat dan negara.