www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
TPA Muara Fajar II Diperluas Tahun Ini, Pekanbaru Bersiap Tinggalkan Sistem Open Dumping
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Ponpes di Siak Ini Tolak MBG, Diduga Berulang Kali Temukan Ulat dan Rambut
Minggu, 31 Mei 2026 - 12:47:05 WIB
Ponpes Nurul Ilmi sering menolak MBG dari dapur AKP KM 10, diduga sering ditemukan belatung (foto/klikmx)
Ponpes Nurul Ilmi sering menolak MBG dari dapur AKP KM 10, diduga sering ditemukan belatung (foto/klikmx)

SIAK – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi upaya meningkatkan kesehatan dan asupan gizi pelajar di Kabupaten Siak justru menuai sorotan.

Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Ilmi di Kecamatan Tualang dikabarkan menolak distribusi makanan dari dapur penyedia MBG AKP KM 10 Perawang setelah berulang kali menemukan dugaan makanan yang tidak layak konsumsi.

Ketua Yayasan Ponpes Nurul Ilmi, Muhamad Rofi SHI, mengungkapkan bahwa pihaknya kerap menemukan berbagai benda asing dalam menu makanan yang dikirimkan ke pesantren. Temuan tersebut mulai dari telur lalat, ulat hidup hingga rambut di dalam nasi.

Menurutnya, kejadian itu bukan hanya sekali terjadi, melainkan berulang kali ditemukan dalam ompreng makanan yang diterima para santri.

Video yang memperlihatkan dugaan temuan ulat hidup dalam makanan bahkan sempat viral di sejumlah grup WhatsApp, termasuk grup internal Ponpes Nurul Ilmi dan masyarakat di kawasan Perawang. Dalam video tersebut terlihat ulat yang diduga ditemukan pada buah naga yang menjadi bagian dari menu MBG.

Tak hanya itu, pihak pesantren mengaku pernah menemukan ulat atau belatung pada rendang daging, telur, ayam hingga sayuran yang disajikan kepada para santri dan santriwati.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Di beberapa menu makanan ditemukan ulat yang masih hidup, baik di sayuran, daging rendang, buah bahkan di nasi ditemukan rambut,” kesal Muhamad Rofi kepada awak media.

Selain persoalan kebersihan makanan, pihak pesantren juga menyoroti distribusi makanan yang dinilai sering terlambat sehingga mengganggu aktivitas belajar para santri.

“Pengantaran menu juga sering terlambat. Selain itu menu makanan yang diberikan kurang bervariasi,” tambahnya.

Puncak kekecewaan terjadi pada Kamis (28/5/2026), saat pihak Ponpes Nurul Ilmi memutuskan menolak makanan MBG yang diantar ke sekolah. Mobil boks yang setiap hari mengirimkan makanan disebut tidak diperkenankan masuk ke lingkungan pesantren.

Langkah tersebut diambil setelah pihak sekolah mempertimbangkan berbagai temuan yang disebut berulang kali terjadi, termasuk dugaan adanya belatung dalam makanan dan keterlambatan distribusi.

Peristiwa ini memunculkan perhatian terkait pengawasan serta kontrol kualitas program MBG di Kabupaten Siak. Program yang bertujuan mendukung pemenuhan gizi peserta didik itu kini menjadi sorotan setelah muncul keluhan dari salah satu lembaga pendidikan penerima manfaat.

Muhamad Rofi berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi terhadap penyedia makanan agar kualitas layanan dan keamanan pangan yang diterima pelajar dapat terjamin.

“Kami berharap Korwil BGN Siak dapat menindaklanjuti persoalan ini agar kesehatan pelajar di Ponpes Nurul Ilmi tetap terjaga,” tegasnya

Sementara itu, pihak SPPG AKP KM 10 Kecamatan Tualang belum memberikan keterangan terkait keluhan yang disampaikan pihak pesantren.

Di sisi lain, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Siak, Lisa Wahari, mengaku akan melakukan pengecekan dan koordinasi dengan pihak dapur penyedia MBG terkait laporan tersebut.

“Sebentar bang, saya crosscheck ke dapur dulu,” pungkasnya.

Sumber: KlikMX


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra (foto/int)TPA Muara Fajar II Diperluas Tahun Ini, Pekanbaru Bersiap Tinggalkan Sistem Open Dumping
Respons cepat Satpol PP Pelalawan tindak lanjuti laporan warga terkait kos-kosan di Jalan Raja (foto/Andy)Respons Cepat Satpol PP Pelalawan Tindak Lanjuti Laporan Warga Terkait Kos-kosan
Ilustrasi Bezzecchi tidak terbendung, Aprilia kuasai podium 1-2 di MotoGP Italia 2026 (foto/int)Aprilia Berjaya di Mugello, Marco Bezzecchi Menang Dramatis di MotoGP Italia 2026
Ilustrasi hotspot di Riau bertambah menjadi 26 titik (foto/int)Hotspot di Riau Naik Jadi 26 Titik, Rohil Sumbang 17 Titik Panas
Ilustrasi pemulangan jemaah haji Riau dimulai 4 Juni dari Jeddah (foto/istimewa)Pemulangan Jemaah Haji Riau Dimulai 4 Juni, Air Zamzam Dilarang Masuk Koper
  Ilustrasi lonjakan kendaraan terjadi di Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar (foto/ist)Libur Panjang Iduladha Dongkrak Trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar
Ilustrasi jemaah haji Riau diingatkan jangan simpan air zamzam dalam koper (foto/int)Koper Bisa Dibongkar Petugas, Jemaah Haji Riau Diingatkan Patuhi Aturan Bandara Arab Saudi
Ilustrasi Inspektorat Riau rekomendasikan sanksi ASN terlibat skandal bisnis seragam SMA/SMK Negeri (foto/ist)Inspektorat Riau Rekomendasikan Sanksi ASN Terlibat Skandal Bisnis Seragam Sekolah
Kesbangpol Riau dan DPPI perkuat edukasi kebangsaan untuk generasi muda (foto/ist)Kesbangpol Riau dan DPPI Gencarkan Edukasi Pancasila untuk Gen Z
Tim RAGA Polres Dumai menangkap dua pria dan ratusan gram ganja (foto/int)Polisi Tangkap 2 Pria di Dumai, 300 Gram Ganja Siap Edar Diamankan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved