PEKANBARU – Kehadiran Suzuki Fronx di pasar otomotif tanah air sukses mencatatkan tren positif. Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), SUV kompak ini berhasil terjual sebanyak 12.314 unit dalam kurun waktu hanya enam bulan, terhitung sejak distribusi perdana pada Juli hingga Desember 2025.
Varian Hybrid SGX AT Two Tone menjadi primadona konsumen dengan kontribusi terbesar mencapai 5.275 unit. Di posisi berikutnya, varian Hybrid GX AT mencatatkan distribusi 2.754 unit, diikuti Hybrid SGX AT sebanyak 1.668 unit. Sementara itu, varian transmisi manual dan tipe standar (GL) melengkapi sisa angka penjualan tersebut.
Pencapaian Fronx menjadi angin segar bagi PT Suzuki Indomobil Sales di tengah lesunya pasar otomotif nasional. Secara total, Suzuki membukukan penjualan 66.345 unit sepanjang 2025. Meski mengalami penurunan tipis 0,7 persen dibandingkan tahun 2024 (66.809 unit), performa Suzuki masih jauh lebih stabil jika dibandingkan dengan koreksi pasar mobil nasional yang merosot hingga 7,2 persen secara tahunan.
Dari sisi teknis, Suzuki Fronx hadir sebagai SUV lima penumpang dengan spesifikasi mesin 1.462 cc. Varian GX dan SGX telah mengusung teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang mengandalkan Integrated Starter Generator (ISG) serta baterai Lithium-Ion demi efisiensi bahan bakar yang lebih optimal.
Tak hanya unggul di dapur pacu, varian tertinggi (SGX) juga telah dibekali fitur keselamatan modern Advanced Driving Assistance System (ADAS). Saat ini, Suzuki Fronx dipasarkan dengan harga kompetitif, mulai dari Rp259 juta untuk tipe GL MT hingga Rp321,9 juta untuk tipe tertinggi Hybrid SGX AT Two Tone.