PEKANBARU - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) membukukan kinerja positif sepanjang 2025, seiring kuatnya kontribusi sejumlah model unggulan. Salah satu penopang utama penjualan datang dari SUV kompak terbaru, Suzuki Fronx, yang mencatat penjualan hampir 10.000 unit sejak diluncurkan pada Mei 2025.
Suzuki Fronx menjadi penggerak utama pertumbuhan penjualan Suzuki di segmen kendaraan penumpang. Capaian tersebut bahkan melampaui target awal perusahaan di segmen B-SUV yang dikenal memiliki tingkat persaingan tinggi.
“Dari bulan Juni sampai Desember saja, pangsa pasar Fronx ini sudah mencapai 40 persen di segmen B. Ini jauh melebihi ekspektasi kami, karena target awal hanya di kisaran 25 persen,” ujar Wakil Direktur Penjualan dan Pemasaran 4W PT SIS, Dony Saputra, di Jakarta, Kamis.
Menurut Dony, tren permintaan Suzuki Fronx terpantau stabil dan cenderung meningkat dari bulan ke bulan, termasuk pada Januari 2026. Antusiasme konsumen juga dinilai masih terjaga, terlihat dari aktivitas test drive yang tidak mengalami penurunan sejak peluncuran perdana.
Secara total, Suzuki mencatat penjualan lebih dari 64.000 unit mobil di pasar domestik sepanjang 2025. Dari angka tersebut, sekitar 88 persen berasal dari kendaraan produksi dalam negeri, dengan Suzuki Fronx menyumbang sekitar 10.000 unit.
Keberhasilan Fronx di pasar nasional, lanjut Dony, menjadi bukti kuat penerimaan positif konsumen terhadap produk tersebut di tengah ketatnya persaingan di kelas SUV kompak.
Suzuki Fronx hadir sebagai SUV modern dengan dimensi panjang 3.995 mm, lebar 1.765 mm, serta ground clearance berkisar 170–190 mm, sehingga dinilai sesuai untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.
Model ini dibekali pilihan mesin 1.5L (K15B/C) atau 1.0L Turbo, dengan opsi transmisi manual dan otomatis/CVT, serta teknologi hybrid pada varian tertentu. Suzuki Fronx dipasarkan dengan harga mulai Rp259 juta hingga Rp321,9 juta.
Di luar Fronx, New Suzuki XL7 masih menjadi SUV penumpang paling diminati dengan kontribusi sekitar 20 persen terhadap total penjualan. Sementara pada segmen kendaraan niaga, New Carry tetap menjadi tulang punggung penjualan ritel Suzuki dengan porsi mencapai 47 persen di segmen komersial.