PEKANBARU — Produsen otomotif asal Jepang, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mencatatkan performa penjualan yang positif sepanjang kuartal I/2026. Capaian ini didorong kuat oleh kontribusi model Fronx serta pikap andalan Carry.
Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Donny Saputra, mengungkapkan bahwa penjualan Suzuki mengalami kenaikan signifikan hingga 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurutnya, lonjakan tersebut terutama ditopang oleh tingginya permintaan di segmen kendaraan niaga, khususnya Suzuki Carry pikap, yang banyak digunakan untuk mendukung operasional program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Selain adanya peningkatan permintaan dari sektor niaga yang mampu kami penuhi, Suzuki juga memiliki produk baru, yaitu Fronx, yang menjadi kontributor kuat,” ujar Donny kepada Bisnis, dikutip Rabu (15/4/2026).
Mengacu pada data Gaikindo, penjualan ritel Suzuki selama kuartal I/2026 tercatat mencapai 19.026 unit. Angka ini meningkat 30,3 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 14.599 unit.
Kendaraan niaga ringan seperti pikap menjadi tulang punggung dalam mendukung distribusi program berskala nasional. Fleksibilitas kendaraan ini dinilai mampu menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.
Kebutuhan distribusi logistik, khususnya bahan pangan, turut mendorong permintaan kendaraan yang efisien dan andal. Dalam hal ini, kontribusi Suzuki Carry untuk kebutuhan program MBG mencapai sekitar 50 persen dari total penjualan segmen fleet perusahaan.
Tak hanya di sektor komersial, Suzuki juga mendapatkan dorongan dari lini kendaraan penumpang. Model terbaru Suzuki Fronx mulai memberikan kontribusi signifikan terhadap penjualan domestik sejak diluncurkan pada awal tahun.
Donny merinci, komposisi penjualan ritel Suzuki sepanjang Januari hingga Maret 2026 didominasi oleh New Carry sebesar 52 persen, diikuti New XL7 sebesar 19 persen, dan Fronx sebesar 17 persen.
Di sisi lain, pasar otomotif nasional pada kuartal I/2026 masih menunjukkan tren pertumbuhan yang relatif terbatas. Data Gaikindo mencatat penjualan wholesales mencapai 209.021 unit atau tumbuh 1,7 persen YoY dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 205.539 unit.
Sementara itu, penjualan ritel nasional pada periode Januari—Maret 2026 tercatat sebesar 211.905 unit, atau naik tipis 0,5 persen dibandingkan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 210.766 unit.