JAKARTA - Toyota Veloz Hybrid mencatatkan respons pasar yang sangat positif sejak debut globalnya pada November 2025.
Dalam waktu kurang dari dua bulan, mobil hybrid termurah Toyota ini telah mengantongi hampir 4.000 unit pemesanan, mendorong PT Toyota-Astra Motor (TAM) memperpanjang masa pre-book hingga Januari 2026.
Angka tersebut melonjak signifikan dibandingkan versi bensin. Toyota menyebut, jumlah Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) Veloz Hybrid kini sudah mencapai dua kali lipat dari rata-rata penjualan Veloz konvensional per bulan.
“Hingga kini, angka pre-booking telah mencapai hampir 4.000 unit hanya dalam waktu sekitar 1,5 bulan sejak peluncuran,” ujar Ernando, perwakilan Toyota.
Melihat antusiasme tinggi tersebut, Toyota memutuskan memperpanjang program harga spesial pre-booking Veloz Hybrid mulai dari Rp299 juta hingga 31 Januari 2026.
Sebelumnya, program ini dijadwalkan berakhir pada 31 Desember 2025.
“Sebagai bentuk komitmen Toyota dalam menghadirkan value terbaik bagi pelanggan yang telah menantikan New Veloz Hybrid EV, kami memperpanjang harga spesial pre-booking mulai dari Rp299 juta sampai 31 Januari 2026,” tegasnya.
Dengan banderol di bawah Rp300 juta, Toyota Veloz Hybrid resmi menyandang status sebagai mobil hybrid termurah Toyota di Indonesia, menggeser Yaris Cross Hybrid yang sebelumnya dibanderol mulai Rp437,2 juta.
Spesifikasi Mesin dan Performa
Toyota Veloz Hybrid dibekali mesin bensin 1.500 cc berkode 2NR-VEX, dipadukan dengan motor listrik yang sama seperti Yaris Cross Hybrid.
Mesin konvensionalnya menghasilkan tenaga 91 PS dengan torsi 121 Nm, sementara motor listrik menyumbang tenaga 80 PS dan torsi 141 Nm, memberikan efisiensi bahan bakar sekaligus respons berkendara yang lebih halus.
Veloz Hybrid EV Lintas Nusa Tiba di Pekanbaru
Tak hanya mencuri perhatian lewat penjualan, Toyota juga menguji langsung keandalan Veloz Hybrid melalui program nasional bertajuk 'Veloz Hybrid EV Lintas Nusa'.
Agung Toyota Pekanbaru, sebagai Authorized Dealer Toyota di Provinsi Riau, menjadi salah satu titik persinggahan penting dalam perjalanan tersebut.
Perjalanan dimulai dari Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dan tiba di Pekanbaru pada Kamis (8/1/2026), setelah menempuh lebih dari 3.000 kilometer selama 20 hari melintasi enam provinsi dan lebih dari 20 kota.
Rute di Pulau Sumatera mencakup Lampung, Sumsel, Palembang, Jambi, Padang, Bukittinggi, Pekanbaru, Danau Toba, hingga Medan, Sumut.
Jalur ini dirancang untuk menguji performa hybrid Toyota di beragam kontur jalan dan kondisi geografis.
Branch Manager Agung Toyota SM Amin Pekanbaru, Nellyta melalui Corcomm Thomy, menyebut kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi pasar Riau.
“Kehadiran Veloz Hybrid EV Lintas Nusa di Pekanbaru membuktikan bahwa teknologi hybrid Toyota mampu memberikan performa optimal, baik di rute perkotaan maupun perjalanan lintas provinsi,” ujarnya.
Sebagai bagian dari agenda tersebut, Agung Toyota SM Amin juga menggelar Gathering Hybrid EV Lintas Nusa pada Kamis (8/1/2026), yang mempertemukan konsumen, komunitas, dan pemerhati otomotif untuk melihat langsung performa Veloz Hybrid.