PEKANBARU - Toyota masih menjadi merek dengan penjualan mobil baru tertinggi di Indonesia sepanjang September 2026. Sementara itu, BYD mempertahankan posisi ketiga dan mencatat distribusi lebih tinggi dibandingkan Suzuki dan sejumlah merek lainnya.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil dari pabrikan ke dealer atau wholesales pada September 2026 mencapai 79.540 unit.
Toyota memimpin dengan wholesales sebanyak 21.877 unit. Posisi kedua ditempati Daihatsu dengan 11.558 unit, sedangkan BYD berada di peringkat ketiga dengan 6.031 unit.
BYD berhasil unggul atas Suzuki yang mencatat distribusi 5.316 unit. Selanjutnya, Mitsubishi Fuso berada di posisi kelima dengan 4.725 unit, diikuti Mitsubishi Motors sebanyak 4.661 unit.
Honda menempati peringkat ketujuh dengan 3.466 unit. Jaecoo berada satu tingkat di bawahnya dengan 3.400 unit.
Dua posisi terakhir dalam daftar 10 besar ditempati Hino dengan 3.262 unit dan Isuzu sebanyak 3.155 unit.
Penjualan Retail September
Pada sisi penjualan retail, yakni kendaraan yang disalurkan dealer langsung kepada konsumen, posisi tiga besar juga tidak mengalami perubahan.
Toyota kembali memimpin dengan penjualan 21.648 unit. Daihatsu berada di posisi kedua dengan 12.317 unit, sedangkan BYD mencatat 7.421 unit.
Selisih penjualan BYD dengan Suzuki yang berada di posisi keempat mencapai lebih dari 1.700 unit. Suzuki mencatat penjualan retail sebanyak 5.625 unit.
Mitsubishi Motors berada di peringkat kelima dengan 4.515 unit, disusul Honda dengan 4.214 unit. Mitsubishi Fuso kemudian menempati posisi ketujuh dengan 4.168 unit.
Jaecoo berada di posisi kedelapan dengan 3.400 unit. Sementara Isuzu dan Hino masing-masing mencatat penjualan 3.067 unit dan 2.824 unit.
Penjualan Mobil Turun dari Agustus
Meski Toyota masih memimpin pasar dan BYD mempertahankan posisi ketiga, total penjualan mobil nasional pada September mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.
Data Gaikindo menunjukkan wholesales pada September 2026 mencapai 79.540 unit. Angka tersebut turun 2,7 persen dibandingkan Agustus yang tercatat sebanyak 81.757 unit.
Penjualan retail juga mengalami penurunan. Pada September, penjualan dari dealer ke konsumen tercatat 81.243 unit, turun 2,6 persen dari Agustus yang mencapai 83.421 unit.
Wholesales September 2026
1. Toyota - 21.877 unit
2. Daihatsu - 11.558 unit
3. BYD - 6.031 unit
4. Suzuki - 5.316 unit
5. Mitsubishi Fuso - 4.725 unit
6. Mitsubishi Motors - 4.661 unit
7. Honda - 3.466 unit
8. Jaecoo - 3.400 unit
9. Hino - 3.262 unit
10. Isuzu - 3.155 unit
Retail September 2026
1. Toyota - 21.648 unit
2. Daihatsu - 12.317 unit
3. BYD - 7.421 unit
4. Suzuki - 5.625 unit
5. Mitsubishi Motors - 4.515 unit
6. Honda - 4.214 unit
7. Mitsubishi Fuso - 4.168 unit
8. Jaecoo - 3.400 unit
9. Isuzu - 3.067 unit
10. Hino - 2.824 unit
Perbandingan Agustus 2026
Pada Agustus 2026, Toyota juga menjadi merek dengan wholesales tertinggi dengan 20.357 unit. Daihatsu berada di posisi kedua dengan 13.214 unit dan BYD di peringkat ketiga dengan 7.870 unit.
Berikut 10 besar wholesales Agustus 2026:
1. Toyota - 20.357 unit
2. Daihatsu - 13.214 unit
3. BYD - 7.870 unit
4. Suzuki - 5.935 unit
5. Mitsubishi Motors - 5.022 unit
6. Mitsubishi Fuso - 4.882 unit
7. Jaecoo - 3.300 unit
8. Honda - 3.177 unit
9. Isuzu - 2.914 unit
10. Hino - 2.871 unit
Sementara dari sisi retail, Toyota mencatat 21.938 unit, disusul Daihatsu sebanyak 12.100 unit dan BYD dengan 6.861 unit.
Daftar 10 besar retail Agustus 2026 yakni:
1. Toyota - 21.938 unit
2. Daihatsu - 12.100 unit
3. BYD - 6.861 unit
4. Suzuki - 6.118 unit
5. Mitsubishi Motors - 5.561 unit
6. Mitsubishi Fuso - 4.637 unit
7. Honda - 4.117 unit
8. Jaecoo - 3.300 unit
9. Hino - 3.258 unit
10. Isuzu - 2.632 unit
Data tersebut menunjukkan Toyota masih mempertahankan posisi teratas pada dua indikator penjualan, sementara BYD tetap berada di posisi ketiga pada September 2026 baik dari sisi wholesales maupun retail.