PEKANBARU - Wuling Motors semakin mendekati peluncuran resmi model terbarunya, Wuling Eksion, untuk pasar Indonesia. SUV tujuh penumpang ini diproyeksikan menjadi alternatif baru di segmen kendaraan keluarga, dengan kisaran harga yang mulai terungkap dari jaringan tenaga penjual.
Model tersebut sebelumnya telah diperkenalkan dalam ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026), meski saat itu masih berstatus perkenalan. Informasi terbaru menyebutkan pemesanan sudah dibuka sejak Maret 2026, bahkan sejumlah tenaga penjual telah menerima booking fee dari konsumen.
Terkait harga, beberapa tenaga penjual menyebut angka yang berkisar antara Rp350 juta hingga Rp400 jutaan. Untuk varian tertinggi, banderol disebut bisa menyentuh sekitar Rp430 juta.
Kisaran tersebut menempatkan Eksion cukup dekat dengan Wuling Darion. Perbedaan utama keduanya terletak pada jenis bodi, di mana Eksion hadir sebagai SUV, sedangkan Darion mengusung format MPV dengan pintu geser.
Dengan pendekatan ini, Wuling tampaknya menyasar konsumen keluarga yang menginginkan kombinasi kabin luas dengan tampilan SUV yang lebih gagah. Artinya, persaingan tidak hanya terjadi pada harga, tetapi juga preferensi desain dan fungsi.
Dari sisi dimensi, Eksion tergolong besar di kelasnya. Mobil ini memiliki panjang 4.745 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.755 mm, serta jarak sumbu roda 2.810 mm. Ukuran tersebut mengindikasikan ruang kabin yang lega sebagai salah satu nilai jual utama.
Interiornya juga dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, dengan penggunaan material lembut yang memberikan kesan lebih premium. Dari sisi tampilan, desain eksterior mengusung gaya modern dan elegan, dengan fascia depan yang masih memiliki kemiripan dengan Darion sebagai bagian dari identitas desain Wuling.
Untuk fitur, Eksion dibekali layar utama sekaligus control screen berukuran 12,8 inci, serta panel instrumen digital 8,8 inci TFT MID yang menyajikan berbagai informasi berkendara.
Menariknya, model ini hadir dalam dua pilihan sistem penggerak, yakni plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) dan battery electric vehicle (BEV). Kehadiran dua opsi ini memberikan fleksibilitas bagi konsumen dalam memilih teknologi yang sesuai dengan kebutuhan.
Pada varian PHEV, Eksion menggunakan mesin 1.5 liter yang dipadukan dengan Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Kombinasi ini diklaim mampu menghasilkan jarak tempuh lebih dari 1.000 km dalam kondisi baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh.
Angka tersebut merujuk pada metode pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC). Dengan efisiensi dan fleksibilitas tersebut, Eksion diproyeksikan menjadi salah satu model yang cocok untuk penggunaan harian sekaligus perjalanan jarak jauh.
Dengan peluncuran yang semakin dekat, Wuling Eksion menjadi salah satu model yang patut diperhatikan di pasar otomotif nasional. Kombinasi harga kompetitif, opsi elektrifikasi, kabin luas, serta fitur modern menjadi modal awal untuk menarik minat keluarga Indonesia.(*)