PEKANBARU - Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kinerja keuangan, memperluas layanan serta memperkuat perannya dalam mendukung ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Riau.
BRK Syariah tutup buku pada tahun 2025 dengan kinerja positif. Dana tabungan BRK Syariah tercatat tumbuh sebesar tujuh persen dari Rp8,11 triliun pada tahun 2024 menjadi Rp8,68 triliun sepanjang 2025.
Pencapaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan perbankan syariah yang dikelola secara aman, modren dan berkelanjutan.
Anggota DPRD Provinsi Riau, Abdullah mengapresiasi terhadap kinerja manajemen dan direksi BRK Syariah yang dinilai konsisten dalam menjalankan berbagai program untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dengan prinsip syariah.
"BRK Syariah adalah kebanggaan masyarakat Riau, untuk itu kita akan terus mendukung setiap program dan inisiatif yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Abdullah kepada halloriau.com, Jumat (13/3/2026).
"Berbagai program yang dijalankan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan bentuk nyata komitmen BRK Syariah dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah," sambungnya.
Selain itu, BRK Syariah telah memberikan kontribusi nyata bagi penguatan sektor ekonomi masyarakat terutama melalui pembiayaan bagi pelaku mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Abdullah melanjutkan, pihaknya mendorong agar BRK Syariah untuk terus melakukan inovasi dalam layanan perbankan, memperluas jangkauan pembiayaan serta meningkatkan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat.
"Kami berharap BRK Syariah terus memperkuat perannya dalam mendukung sektor ekonomi masyarakat. Dengan manajemen yang prifesional, kami optimis BRK Syariah dapat menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah," pungkasnya.
Untuk menjaga tren pertumbuhan dana tabungan tetap positif di tahun 2026, BRK Syariah telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya perluasan ekosistem digital syariah dan penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan institusi.
Juga terkait, perancangan program-program menarik seperti royalty poin, undian Tabungan BRK Syariah Bedelau, program hadiah langsung, dan program lainnya.
Penguatan literasi dan inklusi keuangan syariah ke seluruh wilayah juga menjadi fokus utama.