PEKANBARU - Polda Riau melalui Direktorat Intelijen Keamanan (Ditintelkam) menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama dengan pimpinan serikat pekerja dan serikat buruh di Provinsi Riau. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (14/3/2026) ini menjadi upaya mempererat komunikasi serta menjaga hubungan industrial yang harmonis di wilayah Bumi Lancang Kuning.
Acara tersebut dilaksanakan di Bellagio Restaurant, lantai 5 Hotel Jatra, Pekanbaru. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Intelkam Polda Riau untuk membuka ruang dialog yang lebih humanis antara aparat kepolisian dan elemen buruh.
Dalam undangan bernomor B/Und-50/III/OTL./2026, para pimpinan organisasi buruh diminta hadir dengan mengenakan seragam kebanggaan organisasi masing-masing.
Pertemuan ini diharapkan menjadi
sarana komunikasi yang lebih terbuka dalam membahas berbagai isu ketenagakerjaan di Riau.
Salah satu organisasi yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Riau. Koordinator Wilayah KSBSI Riau, Juandy Hutauruk, diwakili oleh Sekretaris Wilayah KSBSI Riau, Carles Siagian.
Kehadiran KSBSI bersama sejumlah organisasi buruh lainnya menunjukkan pentingnya peran serikat pekerja dalam menjaga dinamika ketenagakerjaan yang sehat di Provinsi Riau. Selain KSBSI, beberapa konfederasi dan federasi besar seperti KSPSI, FSPMI, dan SBSI juga turut hadir dalam agenda tersebut.
Carles Siagian menyampaikan apresiasi kepada Polda Riau atas inisiatif menggelar pertemuan tersebut. Menurutnya, momentum bulan suci Ramadan menjadi kesempatan yang baik untuk mempererat komunikasi antara buruh, pemerintah, dan aparat penegak hukum.
Ia menilai, kolaborasi dan dialog terbuka sangat penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan tanpa harus menimbulkan konflik yang dapat merugikan banyak pihak.
“Ini momentum bagi kami untuk duduk bersama, menyamakan persepsi, serta memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi seiring dengan terjaganya iklim investasi dan keamanan di Provinsi Riau,” ujarnya.
Ia berharap sinergi yang terbangun melalui kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi komitmen bersama dalam menjaga stabilitas daerah dan menciptakan hubungan industrial yang kondusif.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih intensif antara Ditintelkam Polda Riau dan para tokoh buruh. Dengan demikian, potensi konflik ketenagakerjaan di masa mendatang dapat diantisipasi melalui dialog yang konstruktif dan saling menghargai.