PEKANBARU - Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru dr Meiza Ningsih, mengingatkan Pemko melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk gerak cepat (Gercep) melakukan sejumlah langkah antisipatif gejolak harga pangan. Terutama saat Ramadan 1447 H/2026 M mendatang.
Menurut dr Meiza langkah antisipatif perlu dilakukan jauh hari sebelum momen hari besar tersebut. Pasalnya kenaikan harga pangan kerap terjadi pada periode tersebut dan hanya dapat dicegah melalui perencanaan dari awal.
"Artinya harus ada upaya pencegahan, perencanaan jauh-jauh hari, jangan sampai terjadi gejolak dulu di lapangan baru direspon. Apalagi dalam waktu dekat ada momen-momen besar yakni, ada Imlek, bulan Ramadan hingga nanti Hari Raya Idulfitri," ungkap Meiza, Selasa (27/2/2025)
Untuk itu, Politisi PKS ini mendorong agar TPID untuk lebih agresif melakukan langkah antisipasi, terlebih lagi saat ini ketergantungan Pekanbaru akan pangan dari daerah pemasok seperti Sumbar dan Sumut juga masih tinggi.
Untuk itu, potensi terjadinya gejolak harga pangan terutama komoditas cabe, bawang dan sayur-sayuran sangat rentan terjadi, terutama ketika permintaan tinggi sementara pasokan dari daerah distributor berkurang.
"Kita harus mengambil langkah antisipatif terjadinya gejolak harga saat Ramadan. Kami selaku komisi II minta tim pengendalian inflasi daerah (TPID) untuk bertindak cepat dan agresif melakukan antisipasi," harap Meiza.