PEKANBARU - Baru dilaunching pada November 2025 yang lalu, layanan cuci darah yang disediakan oleh Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru mendapat respon positif dari masyarakat.
Bahkan tingginya antusiasme masyarakat atas layanan tersebut, RSD Manado berencana akan menambah 20 init mesin hemodialisis (HD) atau cuci darah di tahun 2026.
"Layanan cuci darah ini baru kita launching November kemarin, dan sampai hari ini selalu penuh. Bahkan kami sudah membuka layanan shift sore karena tingginya kebutuhan pasien," kata Ir Adi Darma, Direktur RSD Madani Pekanbaru, Jumat (23/1/2026).
Melihat tingginya kunjungan masyarakat, RSD Madani berencana menambah jumlah mesin cuci darah di tahun 2026. Penambahan direncanakan sebanyak 20 unit mesin HD.
"Ke depan kita akan menambah 20 mesin lagi, sehingga sekali layanan bisa melayani hingga 20 pasien. Ini bagian dari upaya meningkatkan pelayanan dan menjawab kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Adi Darma menegaskan, peningkatan layanan menjadi prioritas utama RSD Madani meskipun masih menghadapi sejumlah kendala, termasuk persoalan anggaran dan administrasi.
Namun demikian, ia memastikan dukungan dari Komisi III DPRD Pekanbaru dan Pemerintah Kota Pekanbaru terus mengalir untuk pengembangan rumah sakit daerah tersebut.
"Terlepas dari persoalan anggaran dan kendala yang ada, pelayanan kepada masyarakat tetap yang utama. Dukungan DPRD dan pemerintah daerah sangat besar agar Rumah Sakit Madani bisa semakin maju," tambahnya.
Dengan penguatan layanan cuci darah dan penambahan mesin HD, RSD Madani diharapkan mampu menjadi rumah sakit rujukan yang semakin dipercaya masyarakat Kota Pekanbaru, sekaligus mengurangi ketergantungan pasien pada rumah sakit swasta.