www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Sekwan Riau Renaldi Ingatkan Jajaran: Kasus SPPD Fiktif Tak Boleh Terulang
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


DPRD Pekanbaru: Penertiban Baliho Sejalan Arahan Presiden, Kota Harus Lebih Tertata
Selasa, 10 Februari 2026 - 15:09:56 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE MM.(foto: int)
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE MM.(foto: int)

PEKANBARU - Penertiban tiang baliho dan reklame yang melanggar aturan serta mengganggu keindahan Kota Pekanbaru mendapat respon positif dari Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE MM.

Menurut Politisi Demokrat ini, penertiban reklame dan baliho tersebut merupakan tindaklanjut dari program pemerintah pusat yang telah disampaikan Presiden Prabowo kepada kepala daerah sejak awal masa jabatan.

"Sebenarnya ini program dari Pak Presiden. Begitu kepala daerah dilantik, program ini sudah sampai ke pemerintah daerah," kata Azwendi, Selasa (10/2/2026).

"Dalam hal ini Pak Agung dan Pak Markarius sudah menindaklanjuti atensi dari pemerintah pusat terhadap keberadaan baliho, reklame, billboard yang seakan tidak tentu arah dan terkesan brutal," sambungnya.

Azwendi mengapresiasi sejak awal kepemimpinan Agung Nugroho-Markarius Anwar sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru sudah mulai dilakukan penertiban tiang reklame dan baliho, meski saat ini masih dilakukan di jalan protokol dan belum menyeluruh sepenuhnya.

"Ini sebenarnya sudah berjalan, walaupun belum maksimal dan baru di jalan protokol. Sekarang penertiban masih terus dilakukan," sebutnya.

Selain reklame dan baliho, Politisi Demokrat ini juga menyoroti penertiban Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang selama ini kerap disalahgunakan sebagai media iklan.

"Penertiban JPO ini bukan baru sekarang saja, sebelumnya juga sudah dilakukan. Saya sangat setuju itu ditertibkab, karena JPO itu dibangun untuk tempat penyeberangan orang, bukan tempat pamer iklan," tegasnya.

Ia menambahkan, selama ini banyak JPO yang kehilangan fungsi utamanya karena dipenuhi reklame. Padahal, keberadaan JPO tersebut seharusnya memberikan manfaat nyata bagi keselamatan pejalan kaki.

"Harapan kami, JPO itu benar-benar diperuntukkan khusus untuk penyeberangan orang. Manfaatnya harus jelas untuk masyarakat pejalan kaki," jelasnya.

Meski demikian, Azwendi menekankan, penataan JPO juga harus disertai dengan pengelolaan dan desain yang baik, agar tetap indah, rapi, dan nyaman digunakan. Terutama bagi pejalan kaki.

"Kalau ada JPO, tentu harus ditata dan dikelola dengan baik. Desainnya dibuat bagus, indah, rapi, dan peruntukannya tepat. Jangan seperti sebelumnya," pintanya.

DPRD Pekanbaru sebelum-sebelumnya telah sering mengkritisi persoalan reklame dan JPO. Namun, belum mendapat respons maksimal. Saat ini, kebijakan tersebut mulai direalisasikan.

"Alhamdulillah, di zaman Pak Wali sekarang ini bisa direalisasikan tanpa penolakan yang signifikan. Artinya masyarakat juga harus mendukung supaya kota ini bisa indah, rapi, dan tertata dengan baik," ungkapnya.

Azwendi juga meminta agar penataan JPO dan fasilitas publik lainnya dilakukan berdasarkan kajian yang matang agar tepat sasaran.

"Kalau bisa dipercepat progresnya, tapi harus ada kajiannya. Jangan sampai JPO dibangun, tapi orang tidak ada yang menyeberang di situ. Itu jadi percuma. Maka itu perlu kajian yang matang," ucapnya.

Di tengah kondisi efisiensi anggaran daerah, Pemko Pekanbaru didorong berkolaborasi dengan pihak swasta melalui program CSR untuk pembangunan fasilitas publik.

"Peran swasta sangat penting. CSR bisa dikolaborasikan, tapi bukan dalam bentuk uang. Yang diterima itu berbentuk barang atau hibah yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti halte," pungkasnya.

Penulis: Mimi Purwanti
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sekretaris DPRD Riau, Renaldi janji tutup celah penyebab kasus SPPD bermasalah (foto/fitri)Sekwan Riau Renaldi Ingatkan Jajaran: Kasus SPPD Fiktif Tak Boleh Terulang
Polisi periksa 33 saksi terkait gajah Sumatra mati di Pelalawan (foto/ist)Misteri Kematian Gajah di Ukui, Polres Pelalawan Periksa 33 Saksi
Nasi Mandhi siap meramaikan Serambi Ramadhan di FOX Hotel Pekanbaru (foto/riki)Serambi Ramadan FOX Hotel Pekanbaru Sajikan Iftar Bernuansa Timteng dan Nusantara
Sopir truk tabrak lari di Kampar ditangkap polisi (foto/int)Kabur Usai Kecelakaan Maut di Pekanbaru, Sopir Truk Fuso Akhirnya Dibekuk Polisi
Ilustrasi hotspot Sumatera capai ratusan titik, Bengkalis dan Pelalawan paling rawan (foto/int)BMKG Catat 228 Titik Panas di Riau Sore Ini, Bengkalis dan Pelalawan Terbanyak
  Dua pria diciduk polisi saat curi ratusan kilogram sawit di Tualang, Siak (foto/RMC)Bawa 410 Kg Sawit Curian Pakai Mobil, Dua Warga Siak Ditangkap Polisi
Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi (foto/Fitri)Produksi Padi Riau Naik 12,7 Persen, Ketahanan Pangan Kian Menguat
Kondisi Jalan Suka Karya yang berada di wilayah Kualu Panam, Kota Pekanbaru, saat ini masih dalam kondisi rusak (foto/naldi)Lubang Menganga di Jalan Suka Karya Pekanbaru, Warga Keluhkan Minimnya Perbaikan
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho (foto/int)Pemko Pekanbaru Tuntaskan Asesmen Camat dan Lurah, Pelantikan Menyusul
Ilustrasi Karhutla di Riau di musim kemarau (foto/ist)Curah Hujan Menurun, BPBD Riau Siaga Hadapi Ancaman Karhutla
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved