PEKANBARU - Dari beberapa titik lokasi reses yang didatangi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Nurul Ikhsan, persoalan infrastruktur saat ini masih mendominasi usulan warga, kemudian disusul beberapa persoalan sosial kemasyarakatan lainnya.
Seperti halnya yang terungkap saat Reses Nurul di lingkungan perumahan Pesona Putra Kartama, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai.
Warga yang tergabung dalam lingkungan RW 06 ini mayoritas mengusulkan agar Nurul Ikhsan yang saat ini duduk di Komisi IV bidang infrastruktur dan bermitra langsung dengan Dinas Perkim dan Dinas PUPR Pekanbaru dapat kembali memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama untuk perbaikan jalan rusak, pembangunan drainase hingga turap paret yang kondisinya sudah amblas akibat banjir.
Diakui Nono, Ketua RT 07 bahwa selama menjabat menjadi anggota DPRD kota Pekanbaru, sudah banyak aspirasi masyarakat yang sudah terealisasi baik secara kelembagaan maupun bantuan langsung secara pribadi. Namun berjalannya waktu, ada beberapa kondisi infrastruktur yang saat ini harus mendapat perhatian, seperti usulan pembangunan turap atau drainase di perumahan Nusa indah ujung yang berbatasan langsung dengan Sidomulyo Timur.
"Aliran air yang diperumahan nusa indah ujung ini merupakan limpahan dari atas semua, jadi ketika hujan deras dan debit air besar makanya melimpah kerumah warga. Makanya harus ada pembatas atau turap," ungkap Nono.
Sementara itu, perbaikan jalan rusak juga menjadi usulan warga jalan Rambah. Dimana jalan Rambah ini akses keluar masuk kendaran warga sekitar termasuk warga perumahan pesona putra Kartama. Untuk itu, demi kenyamanan dan keamanan aktivitas bersama, masyarakat berharap segera dilakukan perbaikan.
Disamping persoalan infrastruktur, Nurul Ikhsan juga menampung beberapa persoalan lainnya seperti bantuan kemudahan akses pelayanan jaminan kesehatan (BPJS) yang terkendala oleh identitas atau domisili warga. Termasuk juga usulan bantuan perbaikan sarana dan prasarana rumah ibadah (masjid Iqra) dan bantuan fasilitas umum dan bantuan penambahan CCTV disetiap persimpangan jalan.
Diakui Nurul, agenda reses masa sidang kedua tahun 2025/2026 yang dimulai sejak 7 April 2026 ini, mayoritas aspirasi yang masuk masih berkutat pada infrastruktur dan beberapa persoalan lainnya.
"Mayoritas masih pada infrastruktur. Dan kita sudah sampaikan juga kepada masyarakat bahwa kondisi saat ini sudah tidak sama seperti dulu lagi yang jor-joran. Dua atau tiga tahun ini masyarakat harus bersabar karena memang tidak banyak yang kita bisa buat mengigat terjadinya efesiensi anggaran," ungkap Nurul, Jumat (10/4/2025)
Meski begitu, Nurul tetap berkomitmen terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang sudah masuk baik secara kelembagaan di DPRD kota Pekanbaru maupun secara pribadi untuk turun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan.
Untuk diketahui, setelah agenda reses 50 Anggota DPRD kota Pekanbaru masa sidang kedua tahun 2025/2026 selesai, maka masing-masing anggota dewan akan melaporkan hasil reses melalui sidang paripurna untuk ditindaklanjuti Pemko Pekanbaru.