www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Perubahan KUA-PPAS Kuansing Disahkan, Pembahasan APBD 2026 Dikebut
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


16 Sekolah Pekanbaru Dapat Kucuran Rp17 Miliar, DPRD: Harus Diawasi Ketat
Kamis, 24 September 2026 - 19:59:36 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)

PEKANBARU - Dana revitalisasi untuk 16 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Pekanbaru mencapai lebih dari Rp17 miliar tahun ini.

Besarnya anggaran tersebut membuat aspek pengawasan dan tata kelola menjadi perhatian DPRD Kota Pekanbaru.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri meminta, pelaksanaan revitalisasi tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga memastikan setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, dana revitalisasi tersebut berasal dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan disalurkan langsung ke rekening sekolah penerima.

"Untuk implementasi di lapangan harus ada pengawasan sehingga proses pelaksanaan revitalisasi tersebut dapat berjalan dengan baik," kata Azwendi, Kamis (24/9/2026).

Salah satu sekolah yang menerima bantuan tersebut adalah SD Negeri 62 Pekanbaru. Disdik Pekanbaru juga telah melakukan pengecekan langsung ke sekolah penerima untuk melihat kebutuhan serta pelaksanaan program revitalisasi.

Azwendi menilai mekanisme pengelolaan yang melibatkan pihak sekolah membutuhkan perhatian khusus.

Sebab, kepala sekolah dan pihak terkait harus memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan.

"Dengan adanya beberapa sekolah di Kota Pekanbaru yang mendapatkan bantuan anggaran APBN untuk revitalisasi sekolah, maka kita berharap pekerjaan revitalisasi yang langsung dikelola pihak sekolah betul-betul dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan tidak ada namanya permainan-permainan yang bisa merugikan siapapun," ujarnya.

Ia meminta anggaran yang tersedia digunakan secara maksimal untuk menghasilkan sarana pendidikan yang benar-benar layak digunakan siswa maupun tenaga pendidik.

"Tentunya dengan anggaran yang ada, kepala sekolah harus bisa memaksimalkan dan harus berhati-hati dalam pelaksanaan revitalisasi sekolah tersebut, sehingga hasil revitalisasi tersebut dinilai layak dan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya," katanya.

Selain pengawasan, Azwendi menilai pendampingan teknis juga penting, terutama apabila terdapat kepala sekolah yang belum memahami mekanisme pelaksanaan program revitalisasi.

Menurut dia, pendampingan sejak awal dapat membantu sekolah menghindari kesalahan administratif maupun persoalan dalam pelaksanaan pekerjaan.

"Kalau pihak sekolah memerlukan pendampingan masalah proses pelaksanaan revitalisasi tersebut, maka perlu diberikan pendampingan sebab ada kepala sekolah yang tidak memahami sistem pelaksanaan revitalisasi tersebut, sehingga tidak muncul tindak pidana nantinya," jelasnya.

Karena itu, ia mendorong Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru memberikan dukungan apabila sekolah penerima membutuhkan pendampingan selama proses revitalisasi.

"Untuk itu, jika diperlukan pendampingan maka perlu tim untuk memberikan pendampingan seperti dari pihak Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru," pungkasnya.

Penulis: Mimi
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
DPRD Kuansing optimistis APBD Perubahan 2026 rampung akhir September.(foto: ultra/halloriau.com)Perubahan KUA-PPAS Kuansing Disahkan, Pembahasan APBD 2026 Dikebut
Canva.Cara Mudah Membuat Logo Usaha dengan Bantuan AI
Ist.BRK Syariah Raih Penghargaan Ketepatan Proyeksi Terbaik dari BI
Ratusan hotspot terdeteksi di Sumatera sore ini.(ilustrasi/AI/halloriau.com)672 Hotspot Kepung Sumatera Sore ini, Riau 1 Titik
Kunjungan jurnalis mitra BI Riau di salah satu ruangan Museum BI Jakarta.(foto: barkah/halloriau.com)Museum BI Tak Lagi Sekadar Cerita Uang, Kini Jadi Ruang Gagasan dan Literasi Ekonomi
  Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)16 Sekolah Pekanbaru Dapat Kucuran Rp17 Miliar, DPRD: Harus Diawasi Ketat
Sekdakab Inhu, Zulfahmi Adrian.(foto: istimewa)Sekolah di Wilayah 3T Jadi Sorotan, Pemkab Inhu Kejar Pemerataan Pendidikan
Bisnis Indonesia Goes to Campus (BGTC) 2026 bertajuk "Future Ready Generation" yang digelar di Umri (foto/riki)Hadapi Era Digital dan AI, Mahasiswa Umri Didorong Berani Berwirausaha
Ist.Perkuat Kepastian Hukum, BRK Syariah Bagansiapiapi Gandeng Kejari Rokan Hilir
Perlindungan PPPK paruh waktu, Pemprov Riau gandeng BPJS Ketenagakerjaan dan BAZNAS (foto/int)Pemprov Riau Pastikan PPPK Paruh Waktu dan Non-ASN Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved