BAGANSIAPIAPI - Kegiatan reses anggota DPRD Rokan Hilir (Rohil) dari Fraksi PDIP, Devi Parinita SIp dalam masa sidang I tahun 2026 di halaman Kantor Kelurahan Bagan Hulu, Kecamatan Bangko, Sabtu (18/4/2026) pagi, menjadikan ibu hamil sebagai peserta utama.
Langkah ini disebut sebagai yang pertama di daerah pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Bangko, Batu Hampar, Sinaboi, dan Pekaitan.
Fokus tersebut diarahkan pada upaya memperkuat kesehatan ibu dan bayi sebagai pondasi generasi masa depan.
“Ibu hamil harus mendapat perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan kesehatan generasi mendatang,” ujar Devi.
Reses ini tidak sekadar menyerap aspirasi, tetapi juga memetakan kebutuhan spesifik ibu hamil, baik yang baru memasuki masa kehamilan maupun yang mendekati persalinan. Devi menilai perhatian terhadap kelompok ini selama ini belum optimal.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan Puskesmas Bagansiapiapi untuk memastikan layanan kesehatan lebih intensif.
“Melalui reses ini kita ingin memastikan kebutuhan ibu hamil diperhatikan secara detail, mulai dari kesehatan hingga jaminan pembiayaan persalinan,” katanya.
Menurut Devi, menjaga gizi ibu hamil sejak masa kehamilan hingga melahirkan menjadi kunci mencegah stunting.
Upaya ini dinilai krusial untuk memastikan tumbuh kembang anak berlangsung optimal sejak awal kehidupan.
Selain isu gizi, Devi menyoroti pentingnya kepesertaan BPJS Kesehatan bagi ibu hamil. Ia mengingatkan bahwa aktivasi sejak dini dapat mencegah kendala biaya saat persalinan di rumah sakit.
Dalam kesempatan tersebut, Devi bahkan menawarkan bantuan pengurusan BPJS bagi ibu hamil.
“Cukup serahkan fotokopi kartu keluarga, nanti kami bantu teruskan ke Dinas Sosial agar kepesertaan BPJS bisa segera diproses,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa selama ini Dinas Sosial dan BPJS dinilai sangat kooperatif dalam membantu masyarakat.
Kepala Puskesmas Bagansiapiapi, dr Romi Cahyadi, yang turut hadir, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut.
Ia menyebut pendekatan reses dengan menghadirkan ibu hamil sebagai peserta utama sebagai langkah inovatif.
“Perhatian terhadap seribu hari pertama kehidupan sangat menentukan masa depan bangsa,” kata Romi.
Ia berharap program serupa dapat berlanjut karena dinilai membantu masyarakat, baik melalui kemudahan akses BPJS maupun dukungan gizi seperti pemberian susu bagi ibu hamil.