www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
3.500 Hektare Kebun Kelapa Diremajakan, Meranti Bidik Peningkatan Pendapatan Petani
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Minta Dana Transfer ke Daerah Dievaluasi
DPRD Riau Minta Pemerintah Jangan Abaikan Kontribusi Daerah Penghasil SDA
Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:33:36 WIB
Ketua DPRD Riau, Kaderismanto minta pemerintah pusat kaji kembali pemotongan dana transfer ke daerah (foto/int)
Ketua DPRD Riau, Kaderismanto minta pemerintah pusat kaji kembali pemotongan dana transfer ke daerah (foto/int)

PEKANBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau mendorong pemerintah pusat mengevaluasi kebijakan transfer ke daerah agar alokasi anggaran diberikan secara proporsional, terutama bagi daerah penghasil sumber daya alam (SDA).

Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kemampuan keuangan daerah dalam membiayai pembangunan infrastruktur dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah keterbatasan anggaran.

Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, menegaskan bahwa masyarakat di daerah penghasil sumber daya alam juga berhak mendapatkan perhatian dan dukungan anggaran yang memadai dari pemerintah pusat.

Menurutnya, kebijakan fiskal nasional perlu mempertimbangkan kebutuhan pembangunan daerah sekaligus kontribusinya terhadap penerimaan dan perekonomian nasional.

"Daerah ini juga diisi oleh rakyat Indonesia. Karena itu, tentu harus diberikan perhatian khusus agar daerah juga bisa membangun," kata Kaderismanto, Senin (19/10/2026).

Ia menjelaskan, Riau memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Namun, kekayaan tersebut tidak serta-merta membuat pemerintah daerah memiliki keleluasaan anggaran untuk membiayai seluruh kebutuhan pembangunan.

Keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat masih menjadi tantangan dalam menjaga kesinambungan program pembangunan.

Kaderismanto menilai, kebijakan pemerataan fiskal memang diperlukan untuk membantu daerah yang memiliki kapasitas pendapatan rendah. Namun, mekanisme pemerataan tersebut juga harus memperhitungkan kontribusi daerah penghasil terhadap perekonomian nasional.

"Pemerintah pusat memang perlu menjalankan pemerataan fiskal untuk membantu daerah dengan kapasitas pendapatan rendah. Namun, pemerataan tersebut diharapkan tidak mengabaikan kontribusi daerah penghasil terhadap perekonomian nasional," ujarnya dikutip dari MCRiau.

Menurutnya, ruang fiskal yang semakin terbatas dapat berdampak langsung terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pelayanan publik. Sejumlah kebutuhan penting, mulai dari pemeliharaan jalan, pembangunan fasilitas pendidikan, hingga peningkatan layanan kesehatan, membutuhkan dukungan anggaran yang berkelanjutan.

Apabila keterbatasan anggaran terus berlanjut, pemerintah daerah berisiko harus menunda sejumlah program pembangunan strategis karena tidak tersedianya pendanaan yang memadai.

Kondisi tersebut menjadi alasan DPRD Riau mendorong pemerintah pusat meninjau kembali formula pengalokasian dana transfer ke daerah. Kebijakan tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada pemerataan, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan pembangunan dan kontribusi ekonomi setiap daerah.

DPRD Riau berharap evaluasi kebijakan transfer daerah dapat menghasilkan pembagian anggaran yang lebih proporsional sehingga pemerintah daerah memiliki kapasitas fiskal yang cukup untuk menjalankan pembangunan.

Bagi Riau, dukungan anggaran yang memadai dinilai penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan berkelanjutan, fasilitas publik tetap terpelihara, dan pelayanan dasar masyarakat tidak terganggu.

DPRD Riau pun berharap pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap aspirasi tersebut agar kontribusi daerah terhadap perekonomian nasional sejalan dengan dukungan anggaran untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pemkab Meranti remajakan 3.500 hektare kebun kelapa, petani didorong hasilkan produk bernilai tinggi (foto/int)3.500 Hektare Kebun Kelapa Diremajakan, Meranti Bidik Peningkatan Pendapatan Petani
ist.Perluas Transaksi Digital, BRK Syariah dan Pemkab Kampar Bahas Integrasi QRIS Realtime Spliting Pajak Daerah
Ilustrasi BMKG prediksi Riau masih berpotensi diguyur hujan (foto/int)Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah Riau Hari Ini
Ilustrasi kualitas udara di Pekanbaru masih tidak sehat (foto/int)Pagi Ini Asap Masih Selimuti Pekanbaru, Kualitas Udara Tidak Sehat
ilustrasi: Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.Massa F-PEMAPHU Gelar Aksi di Kejari Pekanbaru, Sampaikan Tiga Tuntutan
  Ketua DPRD Riau, Kaderismanto minta pemerintah pusat kaji kembali pemotongan dana transfer ke daerah (foto/int)DPRD Riau Minta Pemerintah Jangan Abaikan Kontribusi Daerah Penghasil SDA
Penyerahan peralatan gotong royong oleh manajemen RAPP kepada perwakilan masyarakat pada kegiatan RGE Founders Day 2026 di Desa Sering, Kabupaten Pelalawan.RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026
Ilustrasi harga emas Antam di Pekanbaru turun hari ini (foto/int)Harga Emas 1 Gram Antam Anjlok di Pekanbaru, Ini Rinciannya
Ilustrasi Sumatera Selatan diserbu 753 hotspot (foto/int)BMKG Catat 1.381 Hotspot di Sumatra, Ratusan Titik Masih Membara di Sumsel
Bupati Kampar tinjau sekolah terbakar.Bupati Kampar Tinjau SDN 018 Kubang Jaya yang Terbakar, Perbaikan Segera Didata
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved