PEKANBARU - Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) menggelar promosi wisata Riau Travel Mart ( RTM), yang ditargetkan dapat mendorong perkembangan sektor pariwisata Riau melalui pertemuan langsung dengan pelaku pariwisata.
Ketua panitia kegiatan RTM, Nico menyebutkan saat ini persiapan sudah pada tahap final, pendaftaran pembeli (buyer) tamu yang akan berkunjung pada objek yang dipromosikan dan penjual (seller), penjual produk yang bergerak dibidang kepariwisataan yang telah dibuka.
"Setelah perhotelan, kita akan merambah ke travel agent, travel umrah. Kita tidak terafliasi hanya dengan satu agent, tetapi juga dengan pelaku usaha yang terintegrasi dengan sektor pariwisata seperti rumah sakit, rumah makan dan sebagainya," sebut Nico kepada halloriau.com, Jumat (13/2/2026).
Nico menambahkan, akan menargetkan sekitar 150 buyer dari luar daerah dan juga buyer dari Riau menjadi salah satu tujuan penjual untuk memasarkan produk lokal seperti travel agent, hotel dan UMKM.
"Konsepnya adalah Business Matching (ada penjual dan pembeli). Untuk penjual ada sekitar 70 meja. Sekitar 70% kita berharap ada penjual-penjual dari luar Riau. Karena Riau ini menjadi salah satunya Pekanbaru ini, menjadi tujuan para penjual untuk memasarkan produk mereka di sini. Sisanya 30% lagi kita berharap pemain lokal," jelasnya.
Saat ini untuk promosi panitia memberikan harga khusus early bird bagi seller sampai Februari. Bagi seller luar daerah yang merupakan anggota ASPI, biaya pendaftaran sebesar Rp2,5 juta dari harga normal Rp3 juta.
Sementara non-member dikenakan harga normal sebesar Rp3,5 juta dan khusus early bird sebesar Rp3 juta, namun biaya tersebut belum termasuk akomodasi, karena seller diberikan kebebasan memilih hotel tempat menginap.
Ia berharap agar event tersebut berjalan sukses agar dapat memanfaatkan Riau sebagai tempat dan lokasi kegiatan khususnya pariwisata hingga berskala internasional sehingga meningkatkan pergerakan wisatawan dan perkembangan ekonomi di Riau.
"Kami tidak semata-mata mengejar profit. Harapan utama kami adalah acara sukses, Kalau kegiatan ini sukses, profit itu bonus, dan artinya pariwisata Riau juga ikut bergerak," tambahnya.