JAKARTA – Kebijakan pemerintah memberikan diskon tiket pesawat domestik menjelang Lebaran 2026 menuai apresiasi dari berbagai kalangan.
Salah satunya datang dari anggota Komisi VII DPR RI, Hendry Munief, yang menilai langkah tersebut sebagai angin segar bagi masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Saat dihubungi pada Senin (16/2/2026), Hendry meyakini kebijakan ini akan membantu masyarakat yang telah merencanakan perjalanan, baik untuk mudik maupun berlibur selama momen Lebaran.
“Kebijakan ini menjadi angin segar bagi masyarakat. Di saat kondisi ekonomi masih berat, kebijakan ini membantu meringankan beban. Tentu masyarakat akan lebih leluasa merencanakan perjalanan, baik pulang kampung maupun sekadar berlibur. Semua pihak bisa menikmatinya,” ujarnya.
Tak hanya berdampak pada penumpang, Hendry juga melihat kebijakan ini berpotensi menggerakkan sektor lain, mulai dari pariwisata hingga pelaku usaha kecil. Ia mendorong mitra Komisi VII DPR RI untuk memaksimalkan momentum ini melalui kebijakan turunan yang saling mendukung.
Menurutnya, kementerian terkait seperti pariwisata dan ekonomi kreatif dapat menggencarkan promosi destinasi unggulan di berbagai daerah. Sementara itu, Kementerian UMKM diharapkan mendorong pelaku usaha, termasuk toko oleh-oleh, untuk menghadirkan program insentif tambahan agar daya tarik wisata semakin meningkat.
“Ini momentum yang harus dimanfaatkan bersama. Jika promosi destinasi diperkuat dan UMKM ikut memberikan insentif, maka dampak ekonominya akan jauh lebih besar,” tambahnya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah sebelumnya mengumumkan diskon tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 17 hingga 18 persen. Program ini berlaku untuk periode penerbangan 14–29 Maret 2026, dengan masa pembelian tiket mulai 10 Februari hingga 29 Maret 2026.
Pemerintah menargetkan program ini dapat menjangkau 3,32 juta penumpang. Kebijakan tersebut merupakan hasil sinergi lintas kementerian dan lembaga bersama para pemangku kepentingan di industri penerbangan, dengan harapan mampu mendorong mobilitas masyarakat sekaligus menggairahkan perekonomian nasional jelang Lebaran. (rilis)