PEKANBARU - Ketua PHRI Riau, Ir Nofrizal MM, menyampaikan pihaknya sebagai pelaku bisnis perhotelan siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk mengakomodir berbagai kegiatan kemasyarakatan. Termasuk mengakomodir kegiatan pendidikan baik itu kegiatan perpisahan, halalbihalal, dan pertemuan lainnya.
Namun yang perlu diluruskan menurut Nofrizal, kegiatan yang dilakukan di hotel tidak melulu dengan kemewahan dan dinilai dengan harga yang mahal dan pantastis. Namun juga selaras dengan ketersediaan fasilitas yang representatif.
Di samping itu, pihak hotel juga memiliki berbagai variasi paket harga. Pihak penyelenggara kegiatan bisa memilih paket yang disediakan dan bisa disesuaikan dengan jumlah peserta atau kapasitas yang dibutuhkan. Termasuk kegiatan perpisahan. Dimana pihak sekolah bisa memilih paket yang murah dan ekonomis dan disesuaikan dengan kemampuan wali murid.
"Paket yang sudah disiapkan oleh pihak hotel tidaklah begitu mahal, harganya berkisaran 60 hingga 100 ribu dan itupun tergantung hotelnya. Kalau hotel kelas tinggi berkisar 90 hingga 100 ribu. Kalau hotel menengah bisa kurang dari 60 ribu, itu berbentuk nasi kotak. Untuk itu, kita ingin meluruskan bahwa kegiatan perpisahan di hotel tersebut mewah tetapi tidak terlalu mewah dan harganya pun terjangkau," ungkap Nofrizal.
Menurut Nofrizal jika dikalkulasi, kegiatan perpisahan yang dilakukan di hotel ada beberapa keuntungan yang dirasakan.
"Kita ingin luruskan bahwa kegiatan di hotel tidaklah mahal, tapi tidaklah terlalu mewah. Kita bisa saja kalkulasi, berapa biaya perpisahan di sekolah jika dibandingkan dengan di hotel. Apalagi dihotel tidak perlu lagi sewa tenda, sound system, kursi, dan sebaginya. Kalau dihotel sudah lengkap, ruang besar, ber AC, sound system lengkap, nyaman dan aman parkirnya. Jadi tak perlu lagi menyewa menyewa," ujar Nofrizal.
Nofrizal berharap apa yang dksampaikan saat ini, agar masyarakat teredukasi mengenai kegiatan di hotel.
"Kita tidak memaksa pemerintah, tapi jangan hotel seolah-olah dikambing hitamkan. Kalau dikatakan tidak boleh bermewahan, bagi kita tidak apa-apa, sebab itu hak pemerintah dan sekolah. Kami juga tidak ada paksaan acara perpisahan harus di hotel, tetapi jangan sampai imech masyarakat membayangkan bahwa biaya dihotel itu mahal, padahal biaya perpisahan di hotel itu terjangkau dan terkesan mewah," pungkas Nofrizal.