www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Minta Pengamanan Ramadan Dilakukan Nyata di Lapangan
 
Pemkab Kuansing Pastikan RAM Sawit di Desa Setiang Ilegal
Rabu, 04 Desember 2024 - 16:54:59 WIB
RAM Asli Jaya yang saat ini dikelola UMA di Desa Setiang tidak berizin (foto/ultra)
RAM Asli Jaya yang saat ini dikelola UMA di Desa Setiang tidak berizin (foto/ultra)

KUANSING - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu ( PMPTSP ) memastikan usaha RAM sawit atau tempat jual beli sawit yang berada di desa Setiang Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi tidak berizin alias ilegal.

Informasi yang didapat dari masyarakat desa Setiang, RAM Asli Jaya milik pengusaha, Amdansyah ini telah beroperasi usai diresmikan pada Februari 2024. Namun kemudian RAM ini menghentikan operasinya dan kemudian beberapa hari lalu, kembali beroperasi.

RAM milik Amdansyah ini sendiri dibangun di kawasan hutan konsensi milik PT Rimba Lazuardi.

"Untuk RAM tersebut kami pastikan tidak berizin dan mereka memang tidak pernah mengurus izinnya," kata Kepala Dinas PMPTSP Kuansing, Jhon Pitte saat dikonfirmasi halloriau.com, Rabu (4/12/2024) melalui sambungan telepon.

Menurut Jhon Pitte, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait perizinan ini.

"Apalagi untuk usaha, tentu harus memiliki legalitas yang jelas," kata Jhon Pitte.

Terkait usaha RAM di desa Setiang ini, Jhon Pitte mengimbau agar segera mengurus izin sesuai ketententuan yang berlaku

"Izin mendirikan bangunan (IMB), Nomor Induk Berusaha (NIB), izin lingkungan, SIUP dan lainnya agar usaha yang dijalankan jelas legalitasnya. Ini untuk semua RAM dan usaha lainnya di Kuansing," kata Jhon Pitte.

Sementara itu, pemilik RAM Asli Jaya, Amdansyah ketika dikonfirmasi membenarkan jika RAM miliknya tersebut tidak memiliki izin dari Pemkab Kuansing. Namun dirinya mengatakan jika RAM tersebut saat ini dikelola Usaha Milik Adat (UMA) Desa Setiang.

"RAM itu sekarang dikelola ninik mamak dan masyarakat Setiang. Kemudian juga LAMR Kuansing. Mereka yang ngelola, saya tidak ada lagi terlibat di sana. Untuk bangunan kita pinjam pakaikan kepada mereka, karena memang mereka minta. Selagi bermanfaat untuk masyarakat, kita pinjamkan," ujar Amdansyah.

Selanjutnya, salah seorang ninik mamak desa Setiang, Iramsi saat dikonfirmasi juga mengakui jika RAM yang mereka kelola saat ini tidak memiliki izin dari Pemkab Kuansing.

Penulis: Ultra Sandi

Editor: Riki



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Anggota DPRD Pekanbaru H Wan Agusti SH MH.DPRD Pekanbaru Minta Pengamanan Ramadan Dilakukan Nyata di Lapangan
ist.Hashim: Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Pemerintah
ilustrasi.Pajak Sawit Dinilai Tidak Efisien Tingkatkan PAD Riau
  Cuaca Riau hari ini.(ilustrasi/int)Warga Riau Perlu Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lokal dari Siang hingga Malam Nanti
ilustrasi.Satgas MBG Bangkalan Tegaskan Makanan Tidak Basi Meski Berbau Asam
Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Misharti menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026).Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kampar Nilai Penyamaan Persepsi Pusat dan Daerah Penting
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved