www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Malam Ini Diprediksi Puncak Arus Balik, Petugas Disiagakan 24 Jam
 
Dinilai Aktor Kunci Hadirnya Bursa CPO Indonesia, Apkasindo Apresiasi Komisaris Utama ICDX
Jumat, 08 Agustus 2025 - 07:13:58 WIB
Pameran terbesar industri sawit nasional SIEXPO 2025 resmi dibuka di Pekanbaru. (foto/riki)
Pameran terbesar industri sawit nasional SIEXPO 2025 resmi dibuka di Pekanbaru. (foto/riki)

PEKANBARU - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) memberikan apresiasi kepada Komisaris Utama ICDX Feni Widjaja yang dianggap sebagai salah satu aktor kunci di balik hadirnya Bursa CPO Indonesia. 

"Beliau ini penyelamat harga TBS petani sawit," kata Ketua Umum DPP Apkasindo, Gulat Medali Emas Manurung saat membuka Sawit Indonesia Expo (SIEXPO) 2025 di Pekanbaru, Kamis (7/8/2025). 

Dikatakan, Apkasindo mendorong agar harga minyak kelapa sawit mentah (CPO) nasional dapat ditetapkan melalui Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (ICDX), sebagai acuan resmi yang lebih berpihak pada petani dan produsen dalam negeri. 

Selama ini, menurut Gulat, penentuan harga tandan buah segar (TBS) petani cenderung tidak memiliki patokan tetap dan kerap bergantung pada harga internasional, seperti Malaysia dan Rotterdam, yang seringkali lebih menguntungkan pembeli CPO dibandingkan petani lokal.

“Selama ini kita tidak punya kiblat harga TBS yang pasti. Kadang ke Malaysia, kadang ke Rotterdam yang mana yang lebih menguntungkan pembeli. Tapi sejak ada Bursa CPO di Indonesia lewat ICDX, harga TBS petani mulai terdongkrak,” ujarnya.

Dia mencontohkan, saat ini harga TBS petani berada di kisaran Rp3.400 hingga Rp3.450 per kilogram, yang disebutnya sebagai bukti peran nyata ICDX dalam memperbaiki posisi tawar petani sawit Indonesia. 

Selain itu, Gulat mengungkapkan bahwa tim dari Apkasindo termasuk Sekjen Reno Aprino, telah bertemu langsung dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) serta Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan guna membahas mekanisme penetapan satu harga CPO nasional melalui Bursa ICDX.

Langkah ini penting untuk memastikan keadilan harga dan perlindungan bagi petani sawit. 

"Kalau sudah ada rujukan harga dari dalam negeri, kita tidak perlu lagi menggantungkan diri pada pasar luar,” tambah Gulat dilansir bisnis.com.

Apkasindo berharap upaya ini segera direalisasikan dan dapat menjadi landasan kebijakan yang memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen CPO terbesar dunia, sekaligus menjamin kesejahteraan petani sawit nasional. 

Editor: Budy Satria

 



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Polda Riau siagakan personel di seluruh jalur strategis (foto/ist)Malam Ini Diprediksi Puncak Arus Balik, Petugas Disiagakan 24 Jam
Hotspot Sumatera capai 355 titik, Riau jadi penyumbang terbesar (foto/int)Bengkalis dan Pelalawan Dominasi Hotspot Riau
Penyeberangan Dumai ke Rupat ramai (foto/int)Arus Wisata Membludak, Penyeberangan Dumai–Rupat Dipadati Penumpang
  Rekayasa lalu lintas Flyover Kelok 9 masih berlaku (foto/ist)Arus Balik Lebaran, Kelok 9 Masih Berlaku One Way hingga Hari Ini
Arus balik memuncak, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar melonjak 300 persen (foto/int)Arus Balik Lebaran 2026, Ruas Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar Melonjak
Tiga desa di Pelalawan dikepung Karhutla.(ilustrasi/int)Pasca Lebaran, 3 Desa di Pelalawan Kembali Dikepung Titik Api
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved