PEKANBARU - Masyarakat Kota Pekanbaru yang berencana mengisi libur Natal 2025 ke Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diminta meningkatkan kewaspadaan.
Jalur utama penghubung Riau-Sumbar mengalami kemacetan panjang akibat perbaikan jalan amblas di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota.
Kemacetan terjadi di sekitar Jorong Lubuk Jantan, Nagari Manggilang, Kecamatan Pangkalan, tepatnya di Km 167 Jalan Lintas Sumbar-Riau.
Antrean kendaraan dari arah perbatasan Riau menuju Sumbar dilaporkan mengular hingga sekitar dua kilometer.
Kepadatan lalu lintas tidak terhindarkan menyusul diberlakukannya sistem buka tutup arus di lokasi perbaikan.
Kondisi jalan yang amblas memaksa kendaraan melintas secara bergantian demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Baik kendaraan dari arah Riau maupun sebaliknya harus bersabar. Waktu tunggu dilaporkan berkisar 30 menit hingga satu jam, terutama pada jam-jam padat selama libur Natal.
Di lapangan, sejumlah alat berat seperti ekskavator dan grader masih dioperasikan untuk meratakan badan jalan yang mengalami penurunan. Namun, kondisi tanah yang licin turut memperlambat proses kendaraan melintas.
Salah seorang pengendara asal Sumbar, Asep mengaku harus menunggu hampir satu jam saat melintasi titik perbaikan tersebut.
“Waktu lewat sana antre juga, hampir sejam lah,” ujar Asep, Kamis (25/12/2025).
Ia menambahkan, kondisi jalan yang licin membuat pengendara harus ekstra berhati-hati demi menghindari risiko kecelakaan.
“Kalau kami, satu cuma, kalau bisa cepat saja perbaikan,” kata pria asal Kota Padang itu.
Pengendara diimbau mempertimbangkan waktu tempuh, menjaga kondisi kendaraan, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.
Percepatan perbaikan diharapkan dapat segera memulihkan kelancaran arus lalu lintas dan mendukung mobilitas masyarakat selama periode libur Natal dan Tahun Baru.