www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Tahun Kuda Api 2026: Siklus 60 Tahunan dan Prediksi Keberuntungan Sejumlah Shio
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Bukan Air Keramat, Ini Fakta Ilmiah Sinkhole di Situjuah Batua yang Kini Jadi Magnet Wisata Dadakan
Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:32:04 WIB
Sinkhole Situjuah Batua, Sumbar kini jadi destinasi wisata dadakan.(foto: kompas.id)
Sinkhole Situjuah Batua, Sumbar kini jadi destinasi wisata dadakan.(foto: kompas.id)

SUMBAR - Fenomena alam berupa sinkhole atau lubang tanah ambles yang muncul di area persawahan warga Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, berubah menjadi daya tarik wisata spontan.

Lubang besar yang kini dipenuhi air jernih itu setiap hari didatangi ratusan pengunjung dari berbagai daerah, meski masih dalam proses kajian geologi.

Sinkhole tersebut berada di Jorong Tapi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Lubang raksasa ini pertama kali muncul secara tiba-tiba pada Minggu (4/1/2026) pagi.

Hingga Jumat (9/1/2026), arus kunjungan terus meningkat, terutama pada sore hari.

“Pengunjung datang silih berganti. Ada yang dari Pariaman, bahkan dari Dumai, Riau, sengaja datang hanya untuk melihat langsung fenomena ini,” ujar Wali Jorong Tapi, Salmi.

Air Sinkhole Jernih, Warga Manfaatkan untuk Kebutuhan Sehari-hari

Salmi menjelaskan, pada awal kemunculannya, air di dalam sinkhole tampak keruh. Namun seiring waktu, air tersebut berubah menjadi jernih dan sejuk.

Kondisi itu mendorong sebagian warga dan pengunjung untuk mengambil air, terutama karena daerah sekitar sebelumnya mengalami keterbatasan sumber air bersih.

“Airnya bening dan dingin. Warga mengambil untuk dimasak, karena memang sebelumnya kesulitan air,” jelas Salmi.

Untuk menghindari risiko pengunjung terperosok ke lubang, warga setempat memasang pipa sederhana sebagai jalur pengambilan air.

Dari hasil pemeriksaan awal Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumatera Barat, air sinkhole tersebut memiliki tingkat keasaman (pH) 5,4.

“Air itu bisa dikonsumsi, tapi harus dimasak. Bukan air keramat seperti yang ramai ditafsirkan di media sosial,” tegasnya.

Ia juga memastikan, air tersebut tidak diperjualbelikan. Kotak sumbangan yang tersedia di lokasi bersifat sukarela dan ditujukan untuk membantu pemilik sawah yang terdampak, karena lahannya tidak bisa digarap akibat lubang maupun aktivitas pengunjung.

Badan Geologi Turun Tangan, Kedalaman Sinkhole Capai 6,5 Meter

Untuk memastikan keamanan dan memahami penyebab fenomena tersebut, Badan Geologi Kementerian ESDM menurunkan tim ahli ke lokasi sejak Jumat (9/1/2026). Proses kajian dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (11/1/2026).

“Hasil pengukuran awal menunjukkan kedalaman lubang bervariasi, ada yang 5 meter hingga 6,5 meter, dengan diameter lebih dari 10 meter,” ungkap Salmi.

Secara terpisah, Fungsional Penyelidik Bumi Dinas ESDM Sumbar, Dian Hardiansyah, mengatakan kajian menyeluruh masih berlangsung, termasuk analisis kualitas air dan struktur tanah.

“pH airnya 5,4. Secara normal, air minum berada di kisaran pH 6 sampai 7. Artinya, air ini agak asam, tapi masih aman dikonsumsi dengan catatan harus dimasak,” jelas Dian, yang juga menjabat Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumbar.

Fenomena Karst dan Sungai Bawah Tanah

Dian meluruskan persepsi publik terkait warna air sinkhole yang terlihat kehijauan. Menurutnya, warna tersebut dipengaruhi oleh pencahayaan, bukan karena kandungan tertentu.

“Awalnya memang coklat, lalu menjadi jernih. Sekarang tampak hijau karena faktor cahaya,” katanya.

Ia menambahkan, fenomena sinkhole ini sangat erat kaitannya dengan kondisi geologi karst di wilayah tersebut.

Di bawah persawahan diduga terdapat sistem sungai bawah tanah yang terbentuk akibat pelarutan batuan kapur.

“Lahan persawahan itu pada dasarnya adalah atap sungai bawah tanah. Ketika struktur batuannya melemah dan ambruk, terbentuklah sinkhole,” jelas Dian.

Saat ini, tim Badan Geologi tengah melakukan pemetaan kerentanan untuk mengantisipasi potensi kejadian serupa di lokasi lain.

“Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi dasar informasi bagi masyarakat, mana wilayah yang rentan dan mana yang aman untuk aktivitas,” pungkasnya.(*)

Sumber: kompas.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ilustrasi.Tahun Kuda Api 2026: Siklus 60 Tahunan dan Prediksi Keberuntungan Sejumlah Shio
Bupati Siak Afni Zulkifli.Bupati Siak: PT BSP Menuju Fase Kebangkitan Usai Masa Sulit
Liga Inggris.Manchester City Tekuk Fulham 3-0, Pangkas Jarak dengan Arsenal
Kejari Pelalawan perpanjang penahanan 17 tersangka korupsi pupuk bersubsidi (foto#ist)Korupsi Pupuk Subsidi Rp34 M, Kejari Pelalawan Perpanjang Penahanan 17 Tersangka
Februari makin spesial, Capella Honda Riau meluncurkan program HONDA FAST dengan promo menguntungkan (foto/ist)Februari Makin Spesial, CDN Riau Hadirkan Promo Honda FAST yang Menguntungkan
  ilustrasi.Sa Cap Meh, Malam Sakral Menjelang Imlek yang Sarat Makna Spiritual
ilustrasi.Siswa Dua SMK di Sidikalang Diduga Keracunan Usai Santap MBG, Operasional SPPG Dihentikan
XLSMART.Jaringan XLSMART di Sumatera Pulih 100 Persen, Siap Hadapi Lonjakan Trafik Ramadan-Lebaran 2026
Komitmen bersih narkoba, Polres Meranti lakukan tes urine mendadak (foto/klikmx)Tes Urine Mendadak di Mapolres Meranti, 5 Anggota Positif dan Langsung Dipatsus
Dibuka Bupati Suhardiman Amby, Musrenbang tingkat kecamatan di Kuansing resmi dimulai (foto/ultra)Dibuka Bupati, Musrenbang Tingkat Kecamatan di Kuansing Resmi Dimulai
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved