JAKARTA - Honda akhirnya menghadirkan Brio Satya S CVT, varian termurah Brio yang kini dibekali transmisi otomatis.
Langkah ini bukan sekadar menambah pilihan, tetapi menjadi strategi Honda membaca perubahan perilaku konsumen perkotaan yang semakin mengutamakan kenyamanan berkendara, terutama di tengah lalu lintas padat.
Selama ini, varian Brio Satya S hanya tersedia dengan transmisi manual. Namun meningkatnya dominasi mobil bertransmisi otomatis, khususnya CVT, mendorong Honda melakukan penyesuaian produk di segmen Low Cost Green Car (LCGC).
CVT Jadi Kebutuhan, Bukan Sekadar Gaya Hidup
Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy, menegaskan bahwa kehadiran Brio Satya S CVT berangkat dari kebutuhan nyata konsumen, terutama di kota-kota besar.
“Minat masyarakat Indonesia terhadap mobil dengan transmisi CVT terus meningkat. Bahkan di kota besar seperti Jakarta, mobil CVT sudah sangat mendominasi,” ujarnya, Senin (19/1/2026).
Honda melihat segmen LCGC tidak lagi hanya soal harga terjangkau, tetapi juga soal kemudahan dan kenyamanan berkendara harian.
“Dengan menghadirkan varian CVT di tipe S sebagai varian terendah Brio Satya, kami ingin memberikan pilihan mobil berteknologi CVT dengan harga yang lebih terjangkau, sesuai kebutuhan konsumen,” lanjutnya.
Varian Manual Tetap Dipertahankan
Meski varian otomatis kini tersedia, Honda memastikan Brio Satya S manual tidak dihapus. Konsumen tetap bisa memilih transmisi sesuai preferensi dan anggaran.
“Kami akan terus memantau tren permintaan dan kebutuhan pasar agar dapat memenuhi kebutuhan konsumen secara optimal,” tambahnya.
Dengan strategi ini, Honda menjaga fleksibilitas pasar sekaligus memperluas jangkauan konsumen pemula maupun pengguna harian di area urban.
Harga Honda Brio Satya S CVT Terbaru
Saat ini, Honda menjual empat varian Brio Satya di Indonesia. Untuk varian terbaru Honda Brio Satya S M/T Rp170,4 juta dan Honda Brio Satya S CVT Rp183,5 juta. Selisih harga antara transmisi manual dan CVT mencapai Rp13,1 juta.
Perbedaan harga tersebut sepenuhnya berasal dari sistem transmisi otomatis, sementara spesifikasi lainnya identik.
Spesifikasi Mesin Tetap Andal dan Efisien
Honda Brio Satya S CVT masih mengandalkan mesin yang sama seperti versi manual, yakni mesin 1.199 cc SOHC 4 silinder segaris, teknologi i-VTEC + Drive by Wire, sistem injeksi PGM-FI dengan tenaga maksimal 90 PS pada 6.000 rpm, dan torsi puncak 110 Nm pada 4.800 rpm.
Tenaga disalurkan ke roda depan melalui transmisi CVT, yang dikenal halus dan efisien untuk penggunaan stop-and-go di perkotaan.
Fitur Tetap Kompetitif di Kelasnya
Sebagai LCGC modern, Brio Satya S CVT tetap dibekali fitur fungsional, antara lain AC digital, Electric Power Steering & Tilt Steering, ABS + EBD, Sensor parkir, Head unit layar sentuh 7 inci, USB port, Bluetooth, hands-free telephone, hingga screen mirroring.
Kombinasi fitur tersebut menjadikan Brio Satya S CVT tetap relevan sebagai mobil harian pertama maupun kendaraan keluarga kecil.