PEKANBARU - Penjual pernak-pernik Imlek di Kota Pekanbaru mulai menikmati peningkatan omzet menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Tahun Kuda Api.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pembeli yang berburu berbagai hiasan bernuansa Imlek untuk mempercantik rumah maupun tempat usaha.
Salah seorang pemilik toko pernak-pernik Imlek di Pekanbaru, Rizki, mengatakan kondisi penjualan tahun ini relatif stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, minat masyarakat terhadap dekorasi Imlek masih cukup tinggi setiap kali mendekati hari perayaan.
“Kalau dilihat dari jumlah pembeli, antusiasmenya masih ramai seperti tahun-tahun sebelumnya. Setiap tahun selalu ada yang datang mencari hiasan Imlek,” ujar Rizki, Selasa (3/2/2026).
Ia menjelaskan, pernak-pernik Imlek yang dijual di tokonya cukup beragam. Mulai dari lampion dengan berbagai ukuran, lampu putar, hingga gambar tempelan bermotif pohon meihua yang menjadi salah satu simbol khas perayaan Imlek. Selain itu, tersedia pula berbagai dekorasi lain dengan dominasi warna merah dan emas yang identik dengan keberuntungan.
Dari segi harga, Rizki menyebutkan pernak-pernik Imlek dijual dengan kisaran yang bervariasi, mulai dari ribuan rupiah hingga jutaan rupiah, tergantung jenis, ukuran, dan kualitas barang.
“Untuk harga memang beragam. Ada yang murah, ada juga yang mahal, tergantung barangnya,” jelasnya.
Rizki mengungkapkan, saat ini produk yang paling diminati pembeli adalah gambar tempelan Imlek. Pasalnya, desain tempelan tersebut selalu berganti setiap tahun sehingga banyak pelanggan yang rutin membeli yang baru. Sementara itu, lampion juga tetap diminati, meski biasanya hanya dibeli oleh kalangan tertentu atau untuk kebutuhan dekorasi khusus.
“Kalau lampion tidak setiap tahun orang beli. Biasanya hanya yang memang perlu. Tapi gambar tempelan hampir setiap tahun pasti laku karena motifnya selalu beda,” katanya.
Ia memprediksi puncak keramaian pembeli akan terjadi sekitar satu minggu sebelum hari perayaan Imlek. Pada periode tersebut, masyarakat biasanya mulai serius mempersiapkan dekorasi untuk menyambut Tahun Baru Imlek bersama keluarga.
“Biasanya seminggu sebelum Imlek itu paling ramai. Pembeli bisa datang dari pagi sampai malam,” tutup Rizki.