PEKANBARU - Panitia Imlek Bersama Tionghoa Pekanbaru Tahun 2026 bersama tokoh masyarakat Riau Peng Suyoto melaksanakan audiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto di ruangan kerjanya pada Jumat (6/2) pagi.
Panitia Imlek Bersama Pekanbaru tersebut merupakan representatif dari berbagai organisasi masyarakat Tionghoa, Lembaga Keagamaan dan Lembaga Pendidikan yang setiap tahun secara bergilir dan sepakat menunjuk seorang ketua dan wakil ketua dari ormas Tionghoa sebagai panitia pelaksana Perayaan Imlek dan Cap Go Meh secara bersama.
Menurut Ketua Panitia Imlek Bersama di tahun shio kuda (unsur) api, Djohan Oei dari Marga Huang Pekanbaru, kunjungan kehormatan tersebut dalam rangka mengundang pejabat eksekutif nomor satu di Bumi Lancang Kuning tersebut bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau lainnya hadir dalam Perayaan Imlek Bersama yang akan digelar pada Minggu siang (22/2/2026) mendatang di salah satu hotel di pusat Kota Bertuah ini.
“Kita melaporkan beberapa kegiatan baksos yang telah dan akan digelar oleh berbagai ormas Tionghoa, Lembaga Pendidikan Keagamaan, dan Lembaga Pendidikan yang ada di Pekanbaru, sekaligus menundang Pak Gubri kita berkenan hadir dalam Perayaan Imlek Bersama mendatang,” terang Djohan Oei didampingi wakil ketua panitia pelaksana dari Perhimpunan Enam Marga Bersaudara (Liok Kui Tong) Pekanbaru, Karim Ong.
Ditambahkannya, jika beberapa tahun terakhir dalam menyongsong detik-detik Tahun Baru Imlek ada pelepasan kembang api ke angkasa malam di Jalan Karet-Kampung Tionghoa Melayu Pekanbaru, maka untuk tahun ini ditiada.
Hal tersebut mengikuti himbauan dari Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto dan Kapolri jelang tahun baru 2026. Walaupun demikian, pemasangan dan penyalaan ratusan lampion merah tetap akan ada di sepanjang Jalan Dr. Leimena (Jalan Karet) sebagai salah satu ikon destinasi wisata.
Memenuhi undangan dari Panitia, Plt Gubri SF Hariyanto menyatakan kesediaannya untuk hadir jika tidak ada tugas mendadak keluar kota. Ia juga menyambut baik apa yang telah disepakati oleh Panitia Imlek Bersama Tionghoa Pekanbaru, apalagi rangkaian perayaan Imlek tahun ini hamper bersamaan dengan bulan puasa Ramad1n 1447 Hijriah.
“Rayakan Imlek dengan tetap menjaga tenggang rasa dan toleransi, apalagi beberapa waktu yang lalu terjadi bencana alam yang memprihatinkan di berbagai daerah dalam wilayah Provinsi Aceh, Sumut, dan Sumbar,” harap SF Hariyanto.
Pertemuan dalam suasana yang jauh dari kesan formal itu diakhiri foto bersama dengan sikap soja oleh Plt. Gubri bersama rombongan tokoh yang menyertai panitia antara lain Lindawati (PSMTI Riau), Ket Tjing (Mapanbumi Riau), Tohan (IKTS), Lie Thong Hong (Kin Men Riau), Jailani (PITI Riau), Hendri (Marga Tan), dan Edy Wijaya (Marga Huang). (rilis)