PEKANBARU - Ribuan Lampion Terangi Malam Cap Go Meh di Pekanbaru, Harmoni Ramadan dan Imlek Kian Erat
Suasana Ramadan di Kota Pekanbaru terasa semakin istimewa saat ratusan lampion menghiasi perayaan malam Cap Go Meh di Jalan dr. Leimena atau yang lebih dikenal sebagai Jalan Karet, Selasa (3/2/2025) malam.
Cahaya lampion berpadu dengan semarak kebersamaan, menciptakan pemandangan yang memukau di kawasan Pecinan.
Ratusan warga memadati lokasi acara untuk menyaksikan rangkaian perayaan yang menjadi penutup Tahun Baru Imlek 2577/2025.
Momentum ini semakin bermakna karena dirangkaikan dengan buka puasa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pekanbaru. Sebanyak 1.000 paket sajian berbuka puasa disiapkan panitia dan dibagikan kepada tamu serta masyarakat yang hadir.

Acara tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, perwakilan Polresta dan Dandim Pekanbaru, serta sejumlah tokoh masyarakat. Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, Ingot menyampaikan apresiasi kepada panitia Imlek Bersama yang telah menyelenggarakan kegiatan penuh semangat kebersamaan.
"Melalui perayaan Cak Gomeh ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk memaknainya bukan sekadar sebagai tradisi budaya, tetapi juga sebagai momentum memperkokoh toleransi, mempererat silaturahmi, dan meneguhkan komitmen kita dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman," jelas Ingot.
Menurutnya, perayaan Cap Go Meh bukan sekadar tradisi budaya, melainkan momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat toleransi, serta meneguhkan komitmen menjaga harmoni dalam keberagaman yang menjadi kekuatan Kota Pekanbaru.
Ketua Panitia Imlek Bersama 2026, Djohan Oei, menjelaskan bahwa Cap Go Meh merupakan perayaan hari ke-15 sekaligus penutup rangkaian Tahun Baru Imlek. Sebelumnya, perayaan Imlek Bersama telah digelar pada 22 Februari 2026 di Hotel Furaya Pekanbaru.
Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota, aparat keamanan, organisasi masyarakat, lembaga keagamaan, pendidikan, serta seluruh masyarakat yang telah menyukseskan acara tersebut.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya dukungan dari masyarakat, juga dari ketua dan jajaran Ormas, lembaga keagamaan, pendidikan. Sehingga acara ini sukses, karena kebersamaan kita perkuat harmoni dalam keberagaman," ungkapnya.

Tak hanya di Jalan Karet, kemeriahan juga terasa di kawasan Vihara Tri Ratna Buddhist Centre Pekanbaru. Setiap tahunnya, panitia menyiapkan sekitar 3.000 porsi makanan vegan bagi masyarakat. Warga dari berbagai latar belakang tampak antusias menikmati hidangan mulai dari minuman segar, buah-buahan, kue hingga makanan berat.
Pimpinan Tri Ratna Buddhist Centre Pekanbaru, Aniruddha Tan, menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi. Ia berharap di Tahun Kuda ini seluruh masyarakat diberi kemajuan dalam bidang usaha, kesehatan, dan kehidupan secara keseluruhan.
Perayaan Cap Go Meh yang bertepatan dengan Ramadan ini menjadi simbol nyata kuatnya toleransi dan kebersamaan di Kota Pekanbaru, di mana perbedaan dirayakan dalam suasana damai dan penuh kehangatan.