www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kasus SPPD Fiktif Berlanjut, Ratusan Pegawai Sekretariat DPRD Riau Mulai 'Cemas'
Senin, 05 Januari 2026 - 06:58:52 WIB
Kasus SPPD Fiktif DPRD Riau kembali dilanjutkan.(ilustrasi/int)
Kasus SPPD Fiktif DPRD Riau kembali dilanjutkan.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Setelah sempat vakum cukup lama, kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Sekretariat DPRD Riau kembali bergulir.

Polda Riau memastikan akan melanjutkan penanganan perkara ini pada Januari 2026, diawali dengan agenda gelar perkara.

Kasus yang menyeret aktivitas perjalanan dinas tahun 2020-2021 tersebut sebelumnya menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, terutama setelah hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengungkap dugaan kerugian negara mencapai lebih dari Rp190 miliar.

Polda Riau menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara tersebut, mengingat skala kasus yang melibatkan ratusan pegawai dan staf di lingkungan Sekretariat DPRD Riau.

Ratusan Pegawai Sudah Kembalikan Dana

Dalam proses penyelidikan sebelumnya, seluruh pegawai, staf, hingga tenaga ahli yang diduga menerima aliran dana SPPD fiktif telah dipanggil dan dikumpulkan oleh penyidik.

Sebagian besar di antaranya telah melakukan pengembalian dana ke Polda Riau.

Jumlah pengembalian bervariasi, mulai dari puluhan juta rupiah, ratusan juta, hingga mencapai miliaran rupiah per orang.

Bahkan, tidak sedikit yang terpaksa menjual kembali kendaraan dan aset berharga demi menutup dana yang terlanjur digunakan.

Polda Riau juga sempat mengeluarkan ultimatum tegas, meminta seluruh penerima aliran dana mengembalikan uang secara tunai sebagai bagian dari proses hukum.

Pegawai Diliputi Kecemasan

Dibukanya kembali kasus ini memunculkan kecemasan di internal Sekretariat DPRD Riau.

Seorang pegawai yang enggan disebutkan namanya mengaku kembali merasa was-was setelah mendengar pengumuman resmi Polda Riau.

“Kok masih dibuka lagi kasusnya? Padahal sudah lama tidak ada kabar,” ujarnya.

Pegawai tersebut mengaku sebelumnya telah mengembalikan dana lebih dari Rp100 juta, namun tetap khawatir apabila identitas penerima dana diumumkan ke publik.

“Mungkin tidak sampai jadi tersangka, tapi kalau nama diumumkan, pasti malu dan takut,” katanya.

Hal senada diungkapkan staf lain yang mengaku menerima aliran dana hingga puluhan juta rupiah.

“Kami kira kasusnya sudah diam, ternyata masih lanjut lagi,” ujarnya.

Gelar Perkara dan Pemanggilan Ulang

Sejumlah pegawai juga dikabarkan kembali dipanggil penyidik untuk melengkapi berkas administrasi sebelum dilakukan gelar perkara.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa proses hukum benar-benar memasuki fase lanjutan.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
 Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid (foto/int)DPRD Pekanbaru Masih Menunggu Dokumen KUA-PPAS APBD-P 2026
Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru usai bantu penanganan Karhutla di Dayun (foto/int)Personel Satpol PP Riau Kembali ke Pekanbaru Usai Sepekan Padamkan Karhutla Siak
PWI Riau umumkan pemenang LKJ Raja Ali Kelana 2026, Fithriady Syam terbaik (foto/ist)PWI Riau Umumkan Karya Terbaik LKJ Raja Ali Kelana 2026
Kelapa sawit mitra plasma sepekan dihargai Rp3.976 per Kg (foto/int)Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Turun Lagi, Tertinggi Rp3.976 per Kg
Ilustrasi BMKG prediksi asap mengintai Riau seharian (foto/int)Asap Mengintai Riau Seharian, Warga Diminta Tetap Waspada
  Kondisi kabut asap di Pekanbaru makin tebal (foto/Mimi)Kondisi Kabut Asap di Pekanbaru Makin Tebal dan Ganggu Jarak Pandang
Kalaksa BPBD Riau Edy Afrizal (foto/int)Karhutla Masih Jadi Perhatian, Riau Siagakan Helikopter dan Operasi Modifikasi Cuaca
Siswa di Pekanbaru kembali belajar secara daring akibat udara tidak sehat (foto/riki)PM2.5 Pekanbaru Tembus 143,4 µg/m³, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Ketua APHI Komda Riau, Muller Tampubolon.APHI Riau: Gotong Royong dan Kolaborasi Tingkat Tapak Cegah dan Padamkan Karhutla Paling Efektif
Ilustrasi Karhutla masih menghantui wilayah Riau (foto/int)4.127 Titik Panas Kepung Sumatra, Riau Catat 96 Hotspot
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved