www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Warga Bandung Hilang Terseret Arus Sungai Kampar, Begini Kronologinya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tim Gabungan Sapu Bersih PETI di Kuansing, 145 Rakit Tambang Emas Dibakar di Lokasi
Rabu, 03 Juni 2026 - 11:26:11 WIB
Polisi dan TNI musnahkan 145 rakit tambang emas di Kuansing (foto/int)
Polisi dan TNI musnahkan 145 rakit tambang emas di Kuansing (foto/int)

TELUK KUANTAN – Upaya pemberantasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kembali digencarkan. Tim gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah dan instansi terkait memusnahkan 145 unit rakit tambang emas ilegal yang beroperasi di sepanjang aliran Sungai Kuantan, Selasa (2/6/2026).

Operasi berskala besar tersebut dipimpin langsung Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana dengan melibatkan 260 personel dari Polres Kuansing, TNI, Satpol PP, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran serta unsur pemerintah daerah lainnya.

Sebelum bergerak ke lokasi, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Lapangan Mapolsek Cerenti. Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk keseriusan aparat dan pemerintah dalam menghentikan aktivitas pertambangan ilegal yang selama ini merusak lingkungan.

"Kegiatan ini merupakan operasi gabungan sebagai bentuk keseriusan kita dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menegakkan hukum terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin. Sebelumnya berbagai upaya preventif dan persuasif telah dilakukan, mulai dari sosialisasi hingga penyampaian imbauan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan," kata Hidayat.

Usai apel, tim gabungan bergerak menyusuri Sungai Kuantan menggunakan sejumlah speed boat menuju titik-titik yang selama ini menjadi pusat aktivitas PETI di Kecamatan Cerenti dan Kecamatan Inuman.

Di Kecamatan Inuman, penertiban dilakukan di Desa Ketaping Jaya, Desa Pulau Busuk dan Desa Pulau Panjang. Dari tiga lokasi tersebut, petugas memusnahkan 43 unit rakit, masing-masing 15 rakit di Desa Ketaping Jaya, 16 rakit di Desa Pulau Busuk dan 12 rakit di Desa Pulau Panjang.

Sementara itu, di Kecamatan Cerenti, petugas menertibkan 102 unit rakit yang tersebar di beberapa desa. Sebanyak 21 rakit ditemukan di Desa Tanjung Medan, 29 rakit di Desa Sikakak dan 52 rakit di Desa Pulau Bayur.

Seluruh rakit beserta mesin yang digunakan dalam aktivitas penambangan ilegal langsung dimusnahkan di lokasi dengan cara dibakar agar tidak dapat digunakan kembali.

Meski berhasil menghancurkan ratusan sarana PETI, petugas tidak menemukan pelaku di lokasi. Saat operasi berlangsung, seluruh titik penambangan dalam kondisi kosong sehingga tidak ada tersangka yang diamankan maupun barang bukti yang disita.

Aktivitas PETI di sepanjang Sungai Kuantan selama ini menjadi perhatian serius berbagai pihak. Selain berpotensi mencemari perairan sungai, praktik tambang ilegal juga dinilai mempercepat kerusakan bantaran sungai dan mengganggu keseimbangan ekosistem di sekitarnya.

Operasi penertiban berakhir sekitar pukul 18.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Seluruh personel kemudian mengikuti apel konsolidasi di Pasar Cerenti yang kembali dipimpin Kapolres Kuansing.

Hidayat menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut. Ia berharap langkah tegas yang dilakukan dapat memberikan dampak nyata terhadap upaya pemberantasan PETI di Kuansing.

"Kita berharap penertiban ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku PETI serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mematuhi ketentuan hukum yang berlaku," pungkasnya dikutip dari MCRiau.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi warga asal Bandung tenggelam di Sungai Kampar (foto/int)Warga Bandung Hilang Terseret Arus Sungai Kampar, Begini Kronologinya
Bencana alam angin puting beliung menerjang Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau (foto/int)Aparat Jaga Ketat SMPN 1 Bandar Laksamana Usai Diterjang Puting Beliung
Astra Honda Dream Cup (AHDC) 2026 Regional Riau yang digelar di Sirkuit Sport Center Bangkinang, Kabupaten Kampar.AHDC Regional Riau 2026 Berlangsung Meriah, 163 Starter Perebutkan Gelar Juara
Angin puting beliung terjang Bandar Laksamana, SMPN 1 dan jaringan listrik rusak parah (foto/int)Puting Beliung Hantam Bengkalis, 20 Ruang Kelas SMPN 1 Hancur
Pemprov Riau menggandeng Arara Abadi dan PHR perbaiki ruas Jalan Minas–Tualang Timur (foto/ist)Pemprov Riau Gandeng Arara Abadi dan PHR Perbaiki Ruas Jalan Minas–Tualang Timur
  Ilustrasi Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026 (foto/int)Hasil MotoGP Hungaria 2026: Marc Marquez Tak Terbendung, Taklukkan Acosta
Selamatkan PSPS Pekanbaru dari degradasi, Aji Santoso resmi mundur (foto/int)Pelatih Aji Santoso Mundur dari PSPS, Ternyata Ini Alasannya
Polres Pelalawan sita 260 batang kayu ilegal (foto/klikmx)Dua Truk Angkut 260 Batang Kayu Ilegal Disergap Polisi di Pelalawan
Satreskrim Polres Kuantan Singingi amankan dua pocong yang beraksi di Kota Taluk Kuantan (foto/tribunpku)Polisi Amankan 2 Pocong yang Berkeliaran di Taluk Kuantan, Ternyata Ini Motifnya
Sejumlah pengurus laporkan dugaan pelanggaran mekanisme di HIPMI Riau ke SC dan OC Munas XVIII (foto/ist)Sejumlah Pengurus Laporkan Dugaan Pelanggaran Mekanisme di HIPMI Riau
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved