www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Polisi Gagalkan Dugaan Tawuran Remaja di Rumbai Pekanbaru, Samurai hingga Stik Disita
Sabtu, 26 September 2026 - 21:56:56 WIB
Berencana tawuran, belasan remaja diamankan Reskrimum Polda Riau.(foto: barkah/halloriau.com)
Berencana tawuran, belasan remaja diamankan Reskrimum Polda Riau.(foto: barkah/halloriau.com)

PEKANBARU - Rencana aksi tawuran yang diduga melibatkan sekelompok remaja di kawasan Rumbai, Pekanbaru, berhasil digagalkan Tim URC RAGA Polda Riau sebelum terjadi pada Sabtu (26/9/2026) dini hari.

Petugas mengamankan belasan remaja sekitar pukul 02.15 WIB saat mereka masih berkumpul. Dari lokasi tersebut, polisi menemukan sejumlah benda yang diduga berkaitan dengan rencana aksi kekerasan, termasuk senjata tajam jenis samurai, besi, stik, dan alat kejut listrik.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua mengatakan, mayoritas remaja yang diamankan masih berusia di bawah umur. Polisi juga menemukan seorang remaja perempuan dalam kelompok tersebut.

"Tim URC RAGA Polda Riau telah mengamankan puluhan orang remaja atau anak di bawah umur dan ada satu orang perempuan," kata Hasyim, Sabtu (26/9/2026).

Hasyim menegaskan, kelompok tersebut diamankan sebelum aksi tawuran berlangsung. Polisi terlebih dahulu mendatangi lokasi setelah mendapati para remaja berkumpul pada dini hari.

Temuan sejumlah benda yang berpotensi digunakan untuk kekerasan menjadi perhatian dalam pengamanan tersebut.

Polisi menyita barang-barang yang ditemukan di lokasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Ada samurai, besi, stik, alat kejut dari listrik yang dicas. Hanya beberapa saja karena banyak yang dibuang mereka," ujarnya.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa pengamanan tidak hanya menyasar kerumunan remaja, tetapi juga mencegah kemungkinan penggunaan benda berbahaya dalam aksi kekerasan.

Setelah diamankan, para remaja dibawa ke Polsek Rumbai. Polisi melakukan pendataan dan pembinaan karena sebagian besar yang diamankan masih tergolong anak.

Mereka juga diminta membuat keterangan tertulis mengenai kejadian tersebut. Selain itu, polisi memberikan pemahaman terkait konsekuensi dan dampak dari tindakan yang diduga akan dilakukan.

"Mereka diminta membuat keterangan tertulis serta diberikan pemahaman mengenai dampak dan kesalahan dari perbuatan yang dilakukan," kata Hasyim.

Langkah pembinaan tersebut dilakukan karena aksi tawuran disebut belum sempat terjadi. Penanganan terhadap para remaja diarahkan untuk mencegah mereka kembali terlibat dalam tindakan kekerasan.

Pengamanan di Rumbai ini memperlihatkan bahwa potensi tawuran remaja tidak hanya menjadi persoalan setelah bentrokan terjadi.

Pencegahan ketika kelompok masih berkumpul menjadi salah satu langkah untuk menghindari jatuhnya korban maupun kerusakan.

Keberadaan senjata tajam dan benda lain yang berpotensi digunakan untuk menyerang menjadi faktor yang membuat kerumunan tersebut mendapat perhatian petugas.

Polisi selanjutnya melakukan pendataan dan pembinaan terhadap para remaja yang diamankan. Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah keterlibatan mereka dalam tawuran maupun tindak kekerasan lainnya di kemudian hari.

Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Oknum Ahli Waris klaim lapak di Pasar Simpang Baru Panam, Pekanbaru dan minta bayar jutaan.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Heboh Klaim Ahli Waris di Pasar Simpang Baru Panam, Pemko Pekanbaru: Ini Aset Pemerintah
Ratusan hewan peliharaan di Riau dapat vaksin rabies gratis.(ilustrasi/AI/halloriau.com)204 Hewan di Riau Divaksin Rabies Gratis, 170 di Antaranya Kucing
Rapat persiapan Festival Bintang Radio dalam rangka HUT ke-27 Kuansing.(foto: ultra/halloriau.com)Bukan Sekadar Hiburan, Bintang Radio Disiapkan Jadi Panggung Talenta Lokal Kuansing
Harga TBS sawit mitra swadaya di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/AI/halloriau.com)CPO Turun Rp143,63, Harga TBS Sawit Mitra Swadaya di Riau Terkoreksi
Pemerintah dan warga Dayun Siak bentuk tim gabungan cegah Karhutla.(foto: diana/halloriau.com)Karhutla Dayun Siak Diantisipasi, Pemerintah dan Masyarakat Perkuat Kesiapsiagaan
  Kabut asap kiriman selimuti Inhu.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Kembali Diselimuti Kabut Asap, BPBD Inhu: Bukan dari Kebakaran Lokal
Satlantas Pekanbaru catat lonjakan pelanggaran tak pakai helm.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Pelanggaran Tak Pakai Helm di Pekanbaru Meledak, Agustus 2026 Tembus 202 Kasus
Harga TBS sawit mitra plasma di Riau pekan ini turun.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Harga TBS Sawit Riau Turun, Petani Plasma Maksimal Rp3.912 per Kg
DEN dan Unri membahas masa depan energi Riau, EBT dan hilirisasi menjadi perhatian (foto/riki)EBT Jadi Fokus Sosialisasi KEN di Riau, Limbah Sawit Berpotensi Jadi Sumber Energi
Lapas Bagansiapiapi dapat 9 mesin jahit.(foto: afrizal/halloriau.com)9 Mesin Jahit dari BRI Masuk Lapas Bagansiapiapi, WBP Disiapkan Punya Keahlian Sebelum Bebas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved