RENGAT – Kabut asap tipis masih menyelimuti Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, pada Jumat (28/8/2026).
Meski kualitas udara masih berada dalam kategori sedang, masyarakat, terutama kelompok rentan, diminta meningkatkan kewaspadaan karena kondisi tersebut belum tergolong sehat.
Data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pada Jumat pagi menunjukkan angka 94, meningkat dibandingkan sehari sebelumnya yang berada di angka 68. Kabut asap sendiri telah bertahan selama empat hari sejak Selasa (25/8/2026).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Inhu, Elpahri Adha mengatakan, kualitas udara di wilayah tersebut masih berada pada kategori sedang.
"Kategori ISPU di Kabupaten Inhu pada hari ini masih sedang, sama dengan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)," ujar Elpahri Adha.
Meski belum masuk kategori tidak sehat, kondisi udara saat ini tetap berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi kelompok sensitif, seperti bayi, balita, anak-anak, ibu hamil, lansia, hingga penderita penyakit pernapasan maupun penyakit kronis.
Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Inhu melalui Dinas Kesehatan telah menerbitkan Surat Edaran Bupati mengenai upaya pencegahan dampak kesehatan akibat bencana kabut asap dan kebakaran lahan serta hutan (karhutla).
Dalam edaran tersebut, masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk serta menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah.
Warga juga diimbau menghindari aktivitas fisik berat di luar ruangan, menutup pintu dan jendela rumah agar asap tidak mudah masuk, serta menjaga kualitas udara di dalam rumah.
Selain itu, masyarakat dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta tidak melakukan pembakaran sampah, lahan, kebun, maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran.
Perhatian khusus juga diminta diberikan kepada kelompok rentan. Sementara warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, penyakit jantung, atau penyakit kronis lainnya disarankan membatasi aktivitas di luar rumah dan mengikuti anjuran tenaga kesehatan.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti sesak napas, batuk berat atau berkepanjangan, nyeri dada, sulit bernapas, demam, mata terasa sangat perih, maupun keluhan kesehatan lainnya akibat paparan kabut asap.