KAMPAR – Warga Desa Balam Jaya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga sengaja dibuang di semak belukar pinggir jalan tanah, Jumat (23/1/2026) sore. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup dan menangis.
Bayi malang itu ditemukan di Kilometer 32 Jalan Lintas Pekanbaru–Bangkinang. Kepala Kepolisian Sektor Tambang, AKP Aulia Rahman, mengonfirmasi bahwa bayi tersebut diperkirakan baru berusia sekitar satu minggu.
“Bayi itu baru berumur kurang lebih satu minggu,” ujar AKP Aulia Rahman, Sabtu (24/1/2026).
Menurut Aulia, bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Yon Andreska (31), warga Dusun Padang Tengah, Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampa. Saat itu, sekitar pukul 18.00 WIB, Yon tengah melintas dan hendak pulang ke rumah.
“Saksi melihat sesosok bayi di pinggir jalan. Bayi itu sedang menangis saat ditemukan,” katanya.
Saat ditemukan, bayi laki-laki tersebut masih mengenakan pakaian dan popok. Lokasi penemuan berada di semak belukar yang jaraknya hanya beberapa meter dari jalan tanah yang biasa dilalui kendaraan.
Menyadari kondisi bayi yang memprihatinkan, Yon segera meminta bantuan warga sekitar untuk membawa bayi tersebut ke Puskesmas Tambang. Ia juga langsung melaporkan penemuan itu ke Polsek Tambang.
Bayi tiba di Puskesmas Tambang sekitar pukul 18.20 WIB dan langsung mendapat penanganan medis di Unit Gawat Darurat. Dokter Puskesmas Tambang, Resi Puspasati, bersama Bidan Desa Sungai Pinang, Meri Anuar, segera melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bayi.
Sementara itu, petugas piket Polsek Tambang mendatangi lokasi penemuan sekitar pukul 18.25 WIB untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Polsek Tambang kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kampar. Sekitar pukul 19.00 WIB, petugas Dinas Sosial bernama Zulpadri tiba di Puskesmas Tambang.
“Selanjutnya bayi kami serahkan ke Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut,” kata Aulia.
Bayi tersebut kemudian dirujuk dan dibawa ke RSUD Bangkinang untuk mendapatkan perawatan lanjutan. Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki identitas orang tua bayi tersebut serta pelaku yang diduga membuang bayi itu.
“Untuk pelaku yang diduga membuang bayi tersebut, saat ini belum ada petunjuk,” tutup AKP Aulia Rahman.