www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Gepeng Makin Agresif di Pekanbaru, DPRD Sorot Risiko Keamanan Masyarakat
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Karhutla Mulai Mengintai Riau, Manggala Agni Perketat Patroli dan Respons Dini
Selasa, 27 Januari 2026 - 12:18:59 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

PEKANBARU - Memasuki awal tahun 2026, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meningkat di Provinsi Riau.

Indikasi musim kemarau dan kekeringan mulai terdeteksi, ditandai dengan munculnya sejumlah titik api di beberapa wilayah rawan.

Kementerian Kehutanan melalui Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera terus mengintensifkan upaya pemadaman sekaligus pencegahan, menyusul tren peningkatan kerawanan karhutla di Pulau Sumatera, termasuk Riau.

Sejumlah kejadian kebakaran di Riau berhasil dikendalikan dalam beberapa hari terakhir. Pada Minggu (25/1/2026), kebakaran seluas kurang lebih 4,5 hektare di kawasan Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil, Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, dinyatakan padam.

Selain itu, kebakaran lahan seluas 2 hektare di Desa Bunsur, Kecamatan Sei Apit, Kabupaten Siak, juga berhasil ditangani oleh tim gabungan.

Namun demikian, upaya pemadaman masih berlangsung di Kabupaten Pelalawan. Hingga saat ini, Manggala Agni Daops Sumatera VII/Rengat bersama Satgas Karhutla Kabupaten Pelalawan masih berjibaku memadamkan api di dua titik, yakni Kelurahan Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, serta Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto mengungkapkan, kondisi lingkungan di sejumlah provinsi, termasuk Riau, menunjukkan sinyal kewaspadaan serius.

“Pemantauan kami menunjukkan tinggi muka air tanah di beberapa wilayah sudah berada pada level rawan hingga berbahaya, sehingga potensi karhutla meningkat signifikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil pemantauan hotspot harian memperlihatkan peningkatan jumlah dan sebaran titik panas yang hampir merata di Sumatera.

Kondisi ini diperkuat oleh analisis Fire Danger Rating System (FDRS) dari BMKG yang menunjukkan tren kenaikan tingkat kerawanan kebakaran hutan dan lahan.

Sebagai langkah antisipasi, Manggala Agni di Riau telah mengaktifkan operasi patroli pencegahan secara intensif.

Patroli ini difokuskan pada deteksi dini kondisi lapangan, pengecekan sumber air, pemantauan ketersediaan bahan bakar kebakaran, serta penguatan koordinasi dengan masyarakat di wilayah rawan.

“Patroli pencegahan sudah berjalan di Riau. Tujuannya mempercepat respons jika terjadi kebakaran dan menekan potensi karhutla sebelum meluas,” pungkasnya.

Upaya pencegahan berbasis patroli dan pelibatan masyarakat ini diharapkan mampu menekan risiko karhutla sejak dini, sekaligus meminimalkan dampak lingkungan, kesehatan, dan ekonomi yang kerap menyertai kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau.

Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Gepeng di Pekanbaru makin menjamur dan berisiko ganggu keamanan masyarakat.(foto: dok/halloriau.com)Gepeng Makin Agresif di Pekanbaru, DPRD Sorot Risiko Keamanan Masyarakat
Harga emas di Galeri 24 Pegadaian Pekanbaru turun hari ini (foto/riki)Harga 1 Gram Emas Pegadaian di Pekanbaru Turun Hari Ini, Saatnya Beli?
Pemadaman karhutla di Teluk Meranti, Pelalawan masih berlangsung.(ilustrasi/int)5 Hektare Lahan Terbakar, Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Karhutla Pelalawan
Sebaran titik panas di Riau hari ini.(ilustrasi/AI)Inhil Terbanyak, Hotspot Riau Meningkat Jadi 62 Titik Pagi Ini
ist.Kunjungi KI Riau, Polda Riau Pastikan Layanan Informasi Publik Transparan
  ilustrasi.Karhutla Mulai Mengintai Riau, Manggala Agni Perketat Patroli dan Respons Dini
Rencana penerapan pajak air permukaan untuk perusahaan sawit di Riau.(ilustrasi/int)DPRD Riau: Wacana Pajak Air Permukaan Sawit Hanya untuk Perusahaan, Potensi PAD Rp4 Triliun
Ilustrasi harga emas 1 gram Antam masih tinggi (foto/int) Harga 1 Gram Emas Antam di Pekanbaru Dijual Rp2,916 Juta
Prakiraan cuaca di Riau hari ini.(ilustrasi/AI)Cuaca Riau Hari Ini Relatif Stabil, Hujan Lokal Masih Mengintai
ilustrasi.Izin Dicabut, Negara Pertimbangkan Kelola Langsung 28 Perusahaa
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved