KUANSING - DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses masa sidang kesatu tahun 2025-2026, Senin (26/1/2026)
Rapat paripurna ini dipimpin langsung Ketua DPRD, Juprizal, MSi didampingi Wakil Ketua I, Satria Mandala Putra. Rapat paripurna ini juga dihadiri, Wakil Bupati, Muklisin, Sekda, Zulkarnain, Forkopimda, Kepala OPD beserta pejabat eselon III dan Camat se-Kuansing.
Melalui rapat paripurna ini, seluruh anggota DPRD menyampaikan laporan dari hasil reses yang mereka laksanakan akhir tahun 2025 kemarin.
Laporan hasil reses ini disampaikan oleh juru bicara masing- masing daerah pemilihan (Dapil). Untuk dapil I yang meliputi kecamatan Kuantan Tengah dan Sentajo Raya disampaikan juru bicaranya, Syafril, ST.
Pada kesempatan tersebut, Syafril menyampaikan laporan hasil reses seluruh anggota DPRD Kuansing Dapil I yang berjumlah 9 orang.
Kemudian, untuk Dapil II yang meliputi Kecamatan Benai, Pangean dan LTD disampaikan juru bicara Desta Harianto.
Dapil III Kecamatan Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Inuman dan Cerenti juru bicaranya Mairizaldi.
Selanjutnya Dapil IV yang meliputi Kecamatan Kuantan Mudik, Pucuk Rantau, Gunung Toar dan Hulu Kuantan juru bicaranya Satria Mandala Putra.
Terakhir, Dapil V yang meliputi Kecamatan Singingi dan Singingi Hilir dengan juru bicara Samsuarman.
Ketua DPRD, Juprizal pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan reses yang dilaksanakan masing- masing anggota DPRD merupakan upaya membangun komunikasi dua arah antara anggota DPRD dengan masyarakat konstituennya.
Melalui reses ini sambung Juprizal, anggota DPRD menyerap aspirasi masyarakat.
Menurutnya, seluruh masukan, keluhan, serta harapan masyarakat yang diperoleh selama masa reses akan dirangkum secara komprehensif dan diteruskan kepada Pemerintah Daerah untuk dibahas lebih lanjut dalam forum perencanaan dan penganggaran.
"Reses bukan sekadar agenda formal DPRD, melainkan sarana penting untuk menyerap dan memperjuangkan suara rakyat agar dapat diwujudkan dalam kebijakan serta program pembangunan daerah," ujar Juprizal.