www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Apresiasi Pembangunan Pekanbaru, DPRD Minta Program Pro-Rakyat Berlanjut
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Polres Kuansing Tertibkan PETI di 3 Kecamatan, 11 Rakit Ditemukan dan Dibakar
Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:17:33 WIB
Ilustrasi Polres Kuansing gempur tambang emas ilegal (foto/int)
Ilustrasi Polres Kuansing gempur tambang emas ilegal (foto/int)

KUANSING – Jajaran Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kembali menggencarkan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI). Dalam operasi di sejumlah lokasi pada Selasa (13/10/2026), polisi menemukan dan menindak sejumlah rakit tambang emas ilegal di tiga kecamatan.

Penindakan tersebut dilakukan menyusul laporan dan pengaduan masyarakat terkait dugaan aktivitas tambang emas ilegal yang masih berlangsung di wilayah Kabupaten Kuansing.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, Rabu (14/10/2026), menegaskan bahwa pihaknya terus menindaklanjuti setiap informasi yang disampaikan masyarakat mengenai aktivitas PETI.

Dalam operasi tersebut, personel kepolisian merusak hingga membakar rakit dan peralatan tambang yang ditemukan agar tidak dapat digunakan kembali.

“Personel di lapangan langsung melakukan penindakan terhadap rakit dan peralatan PETI yang ditemukan. Rakit dirusak dan dibakar agar tidak dapat digunakan kembali,” kata AKBP Hidayat.

Penertiban menyasar sejumlah titik di Kecamatan Benai, Inuman, dan Pangean. Di Kecamatan Benai, personel gabungan Polres Kuansing menemukan delapan unit rakit PETI di areal perkebunan masyarakat.

Dari jumlah tersebut, tiga unit rakit ditemukan di Desa Banjar Lopak, sedangkan lima unit lainnya berada di Desa Pulau Kalimanting.

Sementara itu, penindakan di aliran Sungai Batang Kuantan, tepatnya di Desa Pulau Busuk Jaya, Kecamatan Inuman, mengungkap tiga unit rakit PETI yang sedang beroperasi.

Kedatangan petugas membuat para pekerja di lokasi melarikan diri. Dua unit rakit lainnya bahkan berhasil melaju ke arah hilir sungai setelah para pekerjanya menghidupkan mesin pendorong.

"Sedangkan dua unit rakit lainnya berhasil kabur ke arah hilir sungai setelah para pekerjanya menghidupkan mesin pendorong," ujarnya.

Penertiban juga dilakukan di Kecamatan Pangean. Personel Polsek Pangean menindak satu unit rakit PETI di Desa Padang Tanggung yang ditemukan dalam kondisi tidak beraktivitas. Petugas kemudian merusak dan membakar rakit tersebut agar tidak bisa digunakan kembali.

Selain itu, personel Polsek Benai turut menindak satu unit rakit PETI jenis dompeng di Desa Pulau Kalimanting.

Meski penindakan dilakukan di sejumlah titik, polisi belum berhasil mengamankan pelaku dalam rangkaian kegiatan tersebut.

AKBP Hidayat menegaskan, Polres Kuansing bersama jajaran polsek akan terus melakukan penindakan terhadap aktivitas PETI berdasarkan laporan masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa kegiatan pertambangan tanpa izin berpotensi merusak lingkungan dan berdampak terhadap kehidupan warga sekitar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas PETI karena kegiatan tersebut tidak memiliki izin dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan serta masyarakat,” tegas Hidayat.

Polres Kuansing mengajak masyarakat untuk berperan aktif melaporkan dugaan aktivitas tambang emas ilegal di lingkungan masing-masing. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menekan aktivitas PETI sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Sumber: Tribunpekanbaru


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Anggota DPRD Pekanbaru, Aidi Amri.(foto: int)Apresiasi Pembangunan Pekanbaru, DPRD Minta Program Pro-Rakyat Berlanjut
IKLA-RGS dan Bank Nagari teken MoU penerbitan KTA digital.Terbitkan Kartu Anggota Digital, IKLA-RGS Teken MoU dengan Bank Nagari
Pemprov Riau minta tambahan kuota BBM.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)Antisipasi Kelangkaan BBM Akhir Tahun, Riau Minta BPH Migas Tambah Kuota
Simulasi penanganan darurat di Bandara SSK II Pekanbaru.(foto: mcr)Pesawat Terbakar hingga Penyanderaan, Bandara SSK II Pekanbaru Kerahkan 320 Personel
ist.Kartu Anggota KORPRI Berbasis e-Money, Upaya BRK Syariah Perluas Transaksi Digital
  Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Aidhil Amri.(foto: int)Kabut Asap Pekanbaru Memburuk, DPRD Minta Sekolah Disiplin Terapkan PJJ
Pemkab Siak perpanjang SK PPPK paruh waktu.(foto: mcr)Kontrak 2.994 PPPK Paruh Waktu Diperpanjang, Bupati Siak: Gaji dari Uang Rakyat, Kinerja Harus Terukur
Penanganan karhutla di Riau.(ilustrasi/gemini AI/halloriau.com)BPBD Riau Bawa Pengalaman Tangani Karhutla ke Forum Nasional, Apa yang Perlu Diperkuat?
Demokrat Kuansing bantu pasien lewat donor darah.(foto: ultra/halloriau.com)HUT ke-25 Demokrat, DPC Kuansing Gelar Aksi Donor Darah
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Sumatera Selatan Catat 1.320 Hotspot, Riau Tersisa 4 Titik Panas
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved