www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BMKG Temukan 170 Hotspot di Sumatera, 113 Titik Panas Menyala di Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Instruksi Presiden, Plt Bupati Asmar Minta OPD Kurangi Pengeluaran Tak Prioritas dan Pangkas Perjalanan Dinas 50 Persen
Minggu, 02 Februari 2025 - 19:14:30 WIB
Plt Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar
Plt Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H Asmar

SELATPANJANG - Instruksi Presiden RI Prabowo Subianto agar pemerintah daerah melakukan efisiensi anggaran daerah, ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Salah satunya, Pemkab akan memangkas anggaran untuk beberapa kegiatan seremonial dan perjalanan dinas. 

Disampaikan Plt Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, penghematan itu untuk merespons instruksi Presiden Prabowo. Asmar menjelaskan, berbagai kegiatan pendukung dari pemda yang menggunakan anggaran daerah akan diperketat.

Asmar menegaskan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran daerah. Melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Asmar meminta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat untuk tidak boros dalam membelanjakan anggaran.

"Edaran ini dalam rangka melaksanakan Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan APBN Tahun 2025 dan Surat Edaran Bersama Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan tentang Tindak Lanjut Arahan Presiden mengenai Pelaksanaan Anggaran ke Daerah Tahun Anggaran 2025," ujar Asmar.

Instruksi ini mengharuskan OPD untuk menunda seluruh proses Pengadaan Barang/Jasa dan perikatan kontrak hingga ditetapkannya Peraturan Menteri Keuangan. Selain itu, efisiensi juga diterapkan pada belanja pegawai dan operasional agar pelayanan masyarakat tetap berjalan optimal.

Kepala BPKAD Kepulauan Meranti, Irmansyah, menyampaikan bahwa langkah konkret efisiensi meliputi pengurangan belanja perjalanan dinas sebesar 50 persen, pengurangan anggaran untuk kegiatan seremonial, kajian, studi banding, pencetakan, alat tulis kantor, publikasi, serta seminar dan Focus Group Discussion (FGD) sebesar 50 persen.

Selanjutnya pembatasan jumlah tim dan besaran honorarium yang mengacu pada Harga Satuan Regional, dan pemangkasan belanja yang bersifat pendukung dan tidak memiliki output yang terukur.

"Setiap OPD harus memfokuskan anggaran pada target kinerja pelayanan publik, bukan berdasarkan pemerataan antar perangkat daerah atau alokasi belanja tahun sebelumnya," jelas Irmansyah.

Sebagai bentuk pengawasan, setiap OPD diwajibkan menyampaikan laporan Data Efisiensi atas Belanja Daerah paling lambat Jumat, 7 Februari 2025 pukul 16.00 WIB kepada Bidang Perencanaan Anggaran Daerah BPKAD. Hasil efisiensi ini nantinya akan dilaporkan kepada Gubernur dan Menteri Dalam Negeri.

Kebijakan ini kata Irmansyah, diharapkan dapat menciptakan tata kelola anggaran yang lebih efektif dan efisien, sehingga dapat dialokasikan untuk program-program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat. Penulis : Ali Imroen



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebaran titik panas di Riau meningkat hari ini.(ilustrasi/int)BMKG Temukan 170 Hotspot di Sumatera, 113 Titik Panas Menyala di Riau
Anggota DPRD Pekanbaru H Wan Agusti SH MH.DPRD Pekanbaru Minta Pengamanan Ramadan Dilakukan Nyata di Lapangan
ist.Hashim: Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Pemerintah
ilustrasi.Pajak Sawit Dinilai Tidak Efisien Tingkatkan PAD Riau
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.Penentuan Awal Ramadan 1447 H, Muhammadiyah Gunakan Kalender Hijriah Global
  Pembahasan lanjutan jalan tol Padang-Pekanbaru seksi Sicincin-Bukittinggi.Bupati Agam Hadiri Rapat Lanjutan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Bukittinggi–Sicincin
Cuaca Riau hari ini.(ilustrasi/int)Warga Riau Perlu Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lokal dari Siang hingga Malam Nanti
ilustrasi.Satgas MBG Bangkalan Tegaskan Makanan Tidak Basi Meski Berbau Asam
Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Misharti menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026).Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kampar Nilai Penyamaan Persepsi Pusat dan Daerah Penting
Direktur RPB, Ade Putra (dua kanan) dalam rapat koordinasi persiapan menghadapi HBKN Ramadan dan Idulfitri (foto/ist)Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved