PEKANBARU – Sebanyak 38 peserta yang tergabung dalam 19 pasangan memeriahkan pertandingan persahabatan tenis meja antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau, SKK Migas Sumbagut, dan EMP Bentu di Sekretariat PWI Riau, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Kamis (30/7/2026).
Namun, pertandingan ini bukan semata-mata tentang siapa yang menjadi juara. Di balik persaingan di atas meja, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi, membangun kedekatan, sekaligus mempererat hubungan antara insan pers dan mitra strategis sektor hulu minyak dan gas bumi (migas).
Atmosfer pertandingan berlangsung cair dan penuh keakraban. Para peserta saling beradu kemampuan dengan tetap mengedepankan sportivitas, menjadikan olahraga sebagai medium membangun hubungan yang lebih dekat di luar rutinitas pekerjaan.
Dari seluruh rangkaian pertandingan, pasangan Pianisril dan Zulkifli Ali keluar sebagai juara pertama. Posisi runner-up ditempati pasangan Helfizon dan Mansur.
Sementara itu, dua pasangan berbagi posisi juara ketiga, yakni Armazi Yendra dan Hendri Z serta Agustira dan Ferdi.
Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar menilai pertandingan persahabatan tersebut memberikan manfaat yang lebih luas dibanding sekadar kompetisi olahraga.
Menurutnya, kegiatan bersama seperti ini dapat menjadi sarana efektif untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membuka ruang kolaborasi antara PWI Riau dengan para mitra.
"Alhamdulillah pertandingan berlangsung lancar, penuh keakraban, dan seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas," kata Raja Isyam Azwar.
"Bagi kami, kemenangan bukan tujuan utama, tetapi bagaimana kegiatan ini mampu mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara PWI Riau, SKK Migas Sumbagut, dan EMP," sambungnya.
Ia berharap hubungan baik yang telah terbangun dapat terus dikembangkan melalui berbagai aktivitas positif dan kolaboratif.
Raja Isyam juga menyampaikan apresiasi kepada SKK Migas Sumbagut dan EMP Bentu yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya pertandingan persahabatan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada SKK Migas Sumbagut dan EMP Bentu atas kolaborasi yang terjalin dengan sangat baik," tuturnya.
Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang semakin erat di masa mendatang, tidak hanya di bidang olahraga tetapi juga dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi semua pihak," tambahnya.
Suasana pertandingan yang santai namun kompetitif juga mendapat respons positif dari Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut, Yanin Kholison.
Ia mengaku menikmati jalannya pertandingan dan mengapresiasi penampilan para peserta dari PWI Riau yang mampu menunjukkan kemampuan terbaik hingga berhasil meraih posisi juara.
"Fun pingpong-nya seru banget. Teman-teman PWI jago-jago semua, terbukti mereka berhasil meraih juara," ungkap Yanin.
"Kali ini kami dari SKK Migas harus mengakui keunggulan mereka. Tapi tunggu pembalasan dari kami pada pertandingan berikutnya," tambahnya.
Bagi Yanin, pertandingan persahabatan tersebut menjadi momentum yang baik untuk menjaga hubungan antara SKK Migas Sumbagut dan kalangan wartawan di Riau.
Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar dengan suasana yang semakin meriah dan menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antarlembaga.
"Semoga PWI semakin sukses, begitu juga teman-teman wartawan PWI Riau. Mudah-mudahan silaturahmi dan kolaborasi yang sudah terjalin baik ini terus berlanjut melalui berbagai kegiatan positif di masa mendatang," tuturnya.
Pandangan serupa disampaikan CSR and Communication Division Manager EMP Bentu, Iman Soerjasantosa.
Ia melihat pertandingan tenis meja tersebut sebagai kegiatan yang mampu menciptakan suasana santai sekaligus memperkuat hubungan antarpihak.
Menurut Iman, semangat kompetisi yang muncul selama pertandingan justru berjalan beriringan dengan suasana kebersamaan.
Peserta dari berbagai latar belakang dapat berinteraksi secara lebih dekat dalam suasana informal.
"Pertandingan hari ini seru. Banyak pemain yang jago-jago, baik dari PWI maupun SKK Migas. Saya lihat semuanya enjoy. Yang terpenting, kegiatan ini membuat kita bisa semakin enjoy, bersinergi, dan membangun bonding yang lebih kuat," kata Iman.
Ia menilai hubungan yang harmonis antara perusahaan, regulator, dan insan pers memiliki arti penting, khususnya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai aktivitas industri hulu migas.
Menurutnya, pers memiliki peran strategis dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan mudah dipahami publik.
"Ke depan kami berharap sinergi ini terus terjalin dan saling mendukung. Kami juga membutuhkan pemberitaan yang baik dari rekan-rekan wartawan PWI Riau agar informasi mengenai kegiatan industri hulu migas dapat tersampaikan dengan baik, sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.
Iman menambahkan, komunikasi yang baik antara pemangku kepentingan di sektor hulu migas dan media diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang lebih utuh mengenai industri tersebut.
"SKK Migas merupakan regulator yang menjalankan program pemerintah, sehingga pemberitaan yang positif dan berimbang juga berkontribusi dalam mendukung sektor migas yang pada akhirnya berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Insya Allah ke depan kami akan terus mendukung kegiatan PWI," katanya.
Pertandingan persahabatan tenis meja tersebut pun menjadi gambaran bahwa olahraga dapat menjadi ruang perjumpaan yang efektif bagi berbagai pihak.
Di tengah persaingan di atas meja, terbangun komunikasi yang lebih cair dan hubungan yang lebih dekat.
Bagi PWI Riau, SKK Migas Sumbagut, dan EMP Bentu, semangat kebersamaan itu diharapkan tidak berhenti setelah pertandingan berakhir, tetapi berlanjut dalam bentuk kolaborasi positif lainnya.
Dengan demikian, tenis meja bukan hanya menghadirkan pemenang dan juara, tetapi juga menjadi jembatan untuk memperkuat sinergi antara media, regulator, dan pelaku industri hulu migas di Riau.(rilis)