JAKARTA – Produsen otomotif asal Jepang, Toyota, masih memimpin pasar mobil di Indonesia pada Februari 2026. Merek tersebut kembali menjadi yang terlaris baik dari sisi penjualan wholesales maupun retail.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dirilis Rabu (11/3/2026) menunjukkan Toyota mencatat penjualan wholesales sebanyak 22.522 unit.
Posisi kedua ditempati Daihatsu dengan penjualan 13.452 unit. Selanjutnya disusul Suzuki yang mencatat 9.659 unit, Mitsubishi Motors 7.008 unit, dan Honda dengan 5.385 unit.
Sebelumnya, pada Januari 2026, merek asal China, BYD, sempat mengejutkan pasar dengan menempati posisi keempat berdasarkan data wholesales.
Namun pada Februari 2026, BYD turun ke peringkat enam dengan penjualan 4.653 unit.
Sementara itu, merek China lainnya, Jaecoo, berhasil menembus daftar 10 besar. Produsen yang mengandalkan model J5 EV tersebut mencatat penjualan wholesales sebanyak 3.005 unit.
Adapun Hyundai melengkapi daftar 10 besar merek mobil terlaris dengan penjualan wholesales 1.741 unit.
10 Merek Mobil Terlaris Februari 2026 (Wholesales)
Toyota – 22.522 unit
Daihatsu – 13.452 unit
Suzuki – 9.659 unit
Mitsubishi Motors – 7.008 unit
Honda – 5.385 unit
BYD – 4.653 unit
Jaecoo – 3.005 unit
Mitsubishi Fuso – 2.506 unit
Isuzu – 1.948 unit
Hyundai – 1.741 unit
10 Merek Mobil Terlaris Februari 2026 (Retail Sales)
Toyota – 22.812 unit
Daihatsu – 12.336 unit
Suzuki – 9.035 unit
Mitsubishi Motors – 7.017 unit
Honda – 4.688 unit
BYD – 3.596 unit
Jaecoo – 3.028 unit
Mitsubishi Fuso – 2.618 unit
Isuzu – 2.031 unit
Hyundai – 1.734 unit
Secara keseluruhan, penjualan mobil nasional pada Februari 2026 tercatat mencapai 81.159 unit secara wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer.
Angka tersebut meningkat 22,1 persen dibandingkan Januari 2026 yang mencatat penjualan sebanyak 66.472 unit.
Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, penjualan mobil pada Februari 2026 juga mengalami kenaikan sebesar 12,2 persen.
Sementara itu, penjualan ritel atau distribusi dari dealer ke konsumen tercatat mencapai 78.219 unit. Angka tersebut meningkat 11,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.