PEKANBARU – Industri otomotif nasional kembali menunjukkan performa menggembirakan pada April 2026 setelah sebelumnya mengalami perlambatan selama momentum Lebaran.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan kendaraan roda empat atau lebih mengalami pertumbuhan positif, baik pada distribusi dari pabrik ke dealer (wholesales) maupun penjualan langsung kepada konsumen (ritel).
Pada sektor wholesales, penjualan mobil nasional sepanjang April 2026 mencapai 80.776 unit. Angka tersebut meningkat 31,8 persen dibandingkan Maret 2026 yang tercatat sebanyak 61.268 unit.
Secara tahunan, pertumbuhan wholesales bahkan melonjak hingga 55 persen dibanding April 2025 yang saat itu berada di angka 52.108 unit.
Kondisi serupa juga terjadi pada penjualan ritel. Penjualan kendaraan dari dealer kepada konsumen selama April 2026 tercatat sebanyak 75.730 unit atau tumbuh 13,7 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, retail sales meningkat 30,2 persen dari 58.174 unit pada April 2025.
Vice Chairman Market Development Gaikindo, Jongkie D Sugiarto, berharap tren pertumbuhan penjualan kendaraan tersebut dapat terus berlanjut hingga akhir tahun 2026.
“Semoga bisa terus lanjut di bulan-bulan mendatang sehingga dapat mencapai proyeksi tahunan yang telah kami buat,” ujar Jongkie kepada Kompas.com, Senin (11/5/2026).
Secara kumulatif, penjualan mobil nasional selama Januari hingga April 2026 juga masih berada dalam tren positif.
Total wholesales pada empat bulan pertama 2026 tercatat mencapai 289.787 unit atau naik 12,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 257.647 unit.
Sementara itu, retail sales Januari-April 2026 mencapai 287.581 unit atau meningkat 6,9 persen dibanding periode serupa tahun 2025 yang berada di angka 268.940 unit.