www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BMKG Temukan 170 Hotspot di Sumatera, 113 Titik Panas Menyala di Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Status Tanggap Darurat Karhutla Riau Diperpanjang, 1.098 Hektare Lahan Terbakar di Rohil
Rabu, 06 Agustus 2025 - 08:09:45 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama 14 hari ke depan, mulai Selasa (5/8/2025). Keputusan ini diambil karena kondisi cuaca yang masih kering serta sejumlah titik api yang belum sepenuhnya padam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edy Afrizal, mengatakan perpanjangan status ini disepakati dalam rapat koordinasi bersama unsur TNI, Polri, Manggala Agni, dan seluruh pemangku kepentingan penanggulangan bencana.

“Keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan menjadi prioritas. Karena itu, status tanggap darurat diperpanjang agar seluruh sumber daya tetap bisa dikerahkan secara maksimal,” ujarnya dalam keterangan di Pekanbaru, dikutip dari Antara.

Penanganan Karhutla Terus Ditingkatkan

Sejak status tanggap darurat diberlakukan pertama kali pada 22 Juli 2025, sejumlah upaya intensif telah dilakukan oleh tim gabungan. Mulai dari:

- Operasi udara menggunakan helikopter water bombing

- Pemadaman darat terpadu

- Patroli udara harian untuk deteksi dini titik api

- Pemantauan hotspot secara berkala

BPBD mencatat bahwa hingga awal Agustus, karhutla masih terjadi di beberapa wilayah seperti Kampar, Rokan Hilir (Rohil), Pelalawan, Kepulauan Meranti, dan Siak.

Namun, berkat kolaborasi lintas instansi, luasan kebakaran berhasil ditekan dan tidak meluas secara drastis.

“Koordinasi antarinstansi berjalan sangat baik. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam menangani karhutla secara tuntas dan berkelanjutan,” tambah Edy.

Rokan Hilir Jadi Wilayah Terparah

Dari sejumlah wilayah terdampak, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tercatat sebagai daerah dengan kebakaran terluas. Dalam satu bulan terakhir, sekitar 1.098 hektare lahan terbakar, yang diduga kuat sebagai akibat pembukaan lahan secara ilegal melalui pembakaran.

Pemprov Riau bersama aparat penegak hukum sedang menyelidiki kasus tersebut dan akan menindak tegas pelaku pembakar lahan sesuai hukum yang berlaku.

Imbauan untuk Tidak Membakar Lahan

Mengingat tingginya potensi kebakaran akibat cuaca ekstrem dan angin kencang, pemerintah daerah mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Pelanggaran terhadap imbauan ini dapat dikenakan sanksi pidana sesuai UU Lingkungan Hidup.

“Kami terus melakukan pemantauan harian dan siap menambah personel serta peralatan jika situasi memburuk. Masyarakat kami minta ikut berperan aktif dalam pencegahan karhutla,” tegas Edy, seperti yang dilansir dari kompas.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebaran titik panas di Riau meningkat hari ini.(ilustrasi/int)BMKG Temukan 170 Hotspot di Sumatera, 113 Titik Panas Menyala di Riau
Anggota DPRD Pekanbaru H Wan Agusti SH MH.DPRD Pekanbaru Minta Pengamanan Ramadan Dilakukan Nyata di Lapangan
ist.Hashim: Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Pemerintah
ilustrasi.Pajak Sawit Dinilai Tidak Efisien Tingkatkan PAD Riau
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.Penentuan Awal Ramadan 1447 H, Muhammadiyah Gunakan Kalender Hijriah Global
  Pembahasan lanjutan jalan tol Padang-Pekanbaru seksi Sicincin-Bukittinggi.Bupati Agam Hadiri Rapat Lanjutan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Bukittinggi–Sicincin
Cuaca Riau hari ini.(ilustrasi/int)Warga Riau Perlu Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lokal dari Siang hingga Malam Nanti
ilustrasi.Satgas MBG Bangkalan Tegaskan Makanan Tidak Basi Meski Berbau Asam
Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Misharti menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026).Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kampar Nilai Penyamaan Persepsi Pusat dan Daerah Penting
Direktur RPB, Ade Putra (dua kanan) dalam rapat koordinasi persiapan menghadapi HBKN Ramadan dan Idulfitri (foto/ist)Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved