PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru melaporkan, sebanyak 70 titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Sumatera, Jumat (7/11/2025).
Dari total tersebut, Provinsi Riau menjadi penyumbang terbesar dengan 46 titik panas yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.
“Total hotspot di wilayah Sumatera hari ini mencapai 70 titik. Riau menjadi provinsi dengan jumlah tertinggi, yakni 46 titik panas,” ujar Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir.
Yasir merinci, sebaran titik panas di Sumatera meliputi Aceh 1 titik, Jambi 2 titik, Sumatera Barat 1 titik, Sumatera Utara 12 titik, Sumatera Selatan 1 titik, Bangka Belitung 6 titik, Lampung 1 titik, dan Riau 46 titik.
Hotspot yang terdeteksi di beberapa daerah di Riau yakni Kabupaten Bengkalis 10 titik, Kuansing 5 titik, Rohil 21 titik, Siak 1 titik, Inhu 4 titik, Inhil 4 titik dan Kota Dumai 1 titik.
“Kami terus memantau potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang terdeteksi memiliki titik panas signifikan seperti Rohil dan Bengkalis,” jelas Yasir.
Ia mengimbau masyarakat dan pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, baik untuk membuka kebun maupun keperluan lainnya.
“Kondisi cuaca yang cenderung kering dapat mempercepat meluasnya api jika terjadi pembakaran,” pungkasnya.