PEKANBARU - BMKG Stasiun Pekanbaru kembali mendeteksi kemunculan 18 titik panas atau hotspot di wilayah Sumatera pada Rabu (13/11/2025). Dari jumlah tersebut, Provinsi Riau menjadi salah satu daerah yang turut menyumbang dengan total 7 titik panas.
“Berdasarkan hasil pantauan citra satelit, total titik panas di wilayah Sumatera hari ini berjumlah 18 titik. Tersebar di beberapa provinsi,” ujar petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Elisa JS Kedang.
Adapun rinciannya, Jambi terpantau dua titik, Lampung satu titik, Sumatera Barat delapan titik, dan Riau tujuh titik. Di Riau, titik panas terdeteksi di Kota Dumai satu titik, Kabupaten Kuantan Singingi satu titik, Kabupaten Pelalawan satu titik, Rokan Hilir satu titik, Rokan Hulu satu titik, dan Kabupaten Siak dua titik.
BMKG terus melakukan pemantauan untuk memastikan apakah titik panas tersebut berpotensi menjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran di lahan kering, mengingat kondisi cuaca masih cukup panas. Apalagi sejak seminggu ini belum ada turun hujan, sehingga berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama di lahan-lahan gambut.