PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat keberadaan 11 titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera pada pemantauan terbaru.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Anggun menyampaikan, titik panas tersebut tersebar di empat provinsi, termasuk satu titik yang terdeteksi di Riau.
“Berdasarkan hasil monitoring hari ini, terdapat total 11 hotspot di Pulau Sumatera. Rinciannya, Aceh tiga titik, Sumatera Selatan enam titik, Kepulauan Bangka Belitung satu titik, dan Riau satu titik,” ujar Anggun.
Anggun menambahkan, titik panas di Riau berada di Kabupaten Siak. Meski begitu, BMKG menegaskan, diperlukan verifikasi lanjutan untuk memastikan apakah titik tersebut benar-benar indikasi awal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) atau hanya anomali lain.
“Titik panas yang muncul masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut. Kami terus memonitor pergerakannya untuk memastikan potensi karhutla,” pungkasnya.
BMKG mengimbau masyarakat dan pihak terkait agar tetap waspada, mengingat kondisi cuaca yang dapat mendukung terjadinya kebakaran lahan di beberapa wilayah.