PEKANBARU - Konten kreator dengan nama pengguna moritavision mengunggah cuplikan video edukasi mengenai sejarah penamaan Jembatan Leton atau Jembatan Siak I pada Jumat (5/12/2025).
Disebutkannya, jembatan tersebut dibangun oleh kontraktor PT Leighton Indonesia Construction Company. Namun, karena kesulitan penyebutan, masyarakat merubah nama jembatan tersebut menjadi Jembatan leton.
Konten kolaborasi dengan akun @pkucity itu berhasil menjangkau 83,7 ribu penonton kurang dari 24 jam.
Sayangnya, visual yang disajikan bukan Jembatan Leton, melainkan Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah atau yang dikenal sebagai Jembatan Siak IV.
Unggahan video tersebut mendapat ratusan respon negatif dari netizen. Dikarenakan konten kreator tersebut tidak teliti dalam me-riset produk kontennya.
"Lain jembatan ya bang. Coba agak riset lagi atau sengaja ya biar rame?" tulis deaashanur.
"Aduh gimana sih ini ngasih infonya keliru, sumber darimana. Kita yang anak Pku terkaget-kaget, sekelas konten kreator begini kagak survey sumber dulu kah? Leton 1 bukan itu. Yangvdu video ini adalah Jembatan Sultan Abdul Jaluk Alamuddin Syah," tulis khairilsaputra30.
"Itu leton IV min. Leton 1 (yang mimin maksud) ada di Jalan Yos Sudarsi. Kasihan miminnya salah cari referensi sebelum buat konten," tulis dytamella.
"Keliru nih. Meleset," tulis drikhsan.
"Parah ni kontennta menyesatkan. Belajar lagi sejarah Pekanbaru/Riau biar kontennya bener dan bermutu," tulis novirgo8.
Selain itu, tak sedikit pula netizen yang meminta konten kreator untuk me-takedown atau menghapus unggahan tersebut.
"Mending hapus aja konten mu ini asbunner sebelum makin banyak yang bully," tulis dafitsonsianipar.
"@pkucity harusnya mimin ngasih tau ke orangnya u tuk takedown videonya. Soalnya jelas salah besar info yang dikasih," tulis heriyantohong.
"Hapuslah itu. Jangan ngajari yang salah," tulis patiaradja.
"Bang hapus videonya, lu salag kasih informasi," tulis antoniorofiko.