KAMPAR - Arus kendaraan di Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar melonjak signifikan menjelang libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah.
Lonjakan ini menjadi indikator meningkatnya mobilitas masyarakat sekaligus tantangan bagi pengelola jalan tol dalam menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas.
PT Hutama Karya (Persero) mencatat volume lalu lintas (VLL) di ruas tol tersebut mengalami kenaikan hampir 50 persen dibandingkan hari normal. Pada Kamis (16/1/2026), tercatat sebanyak 6.671 kendaraan melintasi Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Mardiansyah mengungkapkan, lonjakan ini jauh di atas rata-rata harian.
“Terjadi peningkatan volume lalu lintas sebesar 44,58 persen dibandingkan trafik normal,” ujarnya.
Secara komparatif, peningkatan di Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar juga lebih tinggi dibandingkan akumulasi seluruh ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).
Sepanjang Kamis tersebut, total kendaraan yang melintas di JTTS mencapai 120.757 unit, atau naik 28,78 persen dari kondisi normal.
Menurut Mardiansyah, peningkatan mobilitas paling terasa di ruas-ruas strategis yang menjadi penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan.
“Pergerakan kendaraan terpantau meningkat pada sejumlah ruas utama, khususnya koridor penghubung antarkota serta akses menuju pusat-pusat aktivitas masyarakat,” jelasnya.
Menghadapi lonjakan arus kendaraan selama libur panjang, Hutama Karya mengimbau pengguna jalan tol untuk melakukan perencanaan perjalanan secara matang.
Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, batas kecepatan, serta menjaga jarak aman menjadi kunci keselamatan bersama.
“Kami mengingatkan pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Manfaatkan rest area untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk,” pungkasnya.
Lonjakan lalu lintas ini diperkirakan masih berlanjut hingga puncak libur akhir pekan, seiring meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat di wilayah Riau dan sekitarnya.