www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Harga Sawit Mitra Swadaya Riau Pekan Ini Tembus Rp3.544 per Kg
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Air Sungai Kampar Susut 20 Cm, Warga Pelalawan Masih Terisolasi Banjir
Rabu, 21 Januari 2026 - 13:54:59 WIB
Banjir di Pelalawan masih belum surut.(foto: int)
Banjir di Pelalawan masih belum surut.(foto: int)

PELALAWAN - Penurunan debit air Sungai Kampar di Kabupaten Pelalawan, terus berlanjut dalam beberapa hari terakhir.

Meski tren air menunjukkan penyusutan signifikan hingga 20 sentimeter dalam 4 hari, dampak banjir masih dirasakan masyarakat karena sejumlah akses jalan vital belum bisa dilalui.

Data pemantauan BPBD Pelalawan mencatat, sejak Minggu (18/1/2026) elevasi Sungai Kampar mulai menurun dari kisaran 2,51 meter di atas batas normal.

Kondisi ini berlanjut pada Senin (19/1/2026) dengan penurunan 5 sentimeter menjadi 2,46 meter, lalu kembali menyusut 7 sentimeter pada Selasa (20/1/2026) ke angka 2,39 meter.

Pada Rabu (21/1/2026), debit air kembali turun 6 sentimeter sehingga tinggi muka air berada di level 2,33 meter.

Pengukuran dilakukan melalui alat pantau ketinggian air di jembatan penyeberangan ponton Kecamatan Langgam.

Kalaksa BPBD Pelalawan, Zulfan menjelaskan, penyusutan debit sungai dipengaruhi menurunnya intensitas hujan, baik di wilayah Pelalawan maupun daerah hulu Sungai Kampar.

“Penurunan debit air terjadi karena curah hujan sudah jauh berkurang, tidak sekuat minggu lalu,” ujarnya, Rabu (21/1/2026).

Ia menambahkan, kondisi serupa juga terjadi di kawasan hulu yang berdampak langsung pada waduk PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar. Debit air waduk tersebut dilaporkan terus mengalami penurunan.

“Hari ini kami akan kembali menggelar rapat dengan pengelola PLTA Koto Panjang terkait pengaturan pintu air yang sebelumnya dibuka 2x50. Elevasi air sudah jauh berkurang,” jelasnya.

Meski debit Sungai Kampar menunjukkan tren penurunan, banjir belum sepenuhnya surut. Sejumlah akses jalan antar desa masih terputus dan menghambat mobilitas warga.

Salah satunya adalah jalan penghubung Desa Sotol dan Desa Tambak di Kecamatan Langgam, yang telah terendam banjir selama lebih dari sepekan dengan ketinggian air lebih dari 50 sentimeter.

Kondisi ini membuat kendaraan roda dua maupun roda empat belum bisa melintas. Untuk beraktivitas, warga terpaksa menggunakan transportasi air seperti sampan dan pompong.

Kondisi serupa juga terjadi di akses menuju Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci. Jalan penghubung dari Koridor PT RAPP masih terendam air setinggi 30 hingga 50 sentimeter, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan bermotor.

Selain itu, jalan dari Kelurahan Langgam menuju Dusun Muaro juga masih tergenang. Meski demikian, jalur ini masih bisa dilalui sepeda motor dan mobil dengan kehati-hatian.

Genangan air juga masih terlihat di areal SD Negeri 004 Muaro Sako, meskipun ketinggiannya dilaporkan sudah mulai berkurang dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Mudah-mudahan kondisi ini segera membaik dan air terus surut seiring berkurangnya debit Sungai Kampar ke depan,” pungkasnya.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi harga kelapa sawit mitra swadaya terus naik pekan ini (foto/ist)Harga Sawit Mitra Swadaya Riau Pekan Ini Tembus Rp3.544 per Kg
 Anggota Komisi II DPRD Riau, Ginda Burnama.(foto: fitri/halloriau.com)Awasi Limbah Medis, Komisi II DPRD Riau Panggil 20 Rumah Sakit, Diskes dan DLH
Kegiatan photography workshop PT IKPP di Tualang, Siak.(foto: istimewa)Workshop Fotografi PT IKPP, Strategi Baru Ciptakan UMKM Kreatif Generasi Muda di Tulang
ilustrasi.Karhutla Mulai Mengintai Riau, Manggala Agni Perketat Patroli dan Respons Dini
Rencana penerapan pajak air permukaan untuk perusahaan sawit di Riau.(ilustrasi/int)DPRD Riau: Wacana Pajak Air Permukaan Sawit Hanya untuk Perusahaan, Potensi PAD Rp4 Triliun
  Kepala Dinas Perikanan Rokan Hilir, Muhammad Amin (foto/afrizal)Khawatir Pengaruhi Kepercayaan Pusat, Dinas Perikanan Rohil Minta Penggabungan Satker Dikaji Ulang
Motor pelalu jambret dibakar massa di Jalan Tengku Bey Pekanbaru.(foto: int)DPRD Pekanbaru Minta Aparat Usut dan Berantas Aksi Jambret
Gepeng di Pekanbaru makin menjamur dan berisiko ganggu keamanan masyarakat.(foto: dok/halloriau.com)Gepeng Makin Agresif di Pekanbaru, DPRD Sorot Risiko Keamanan Masyarakat
Harga emas di Galeri 24 Pegadaian Pekanbaru turun hari ini (foto/riki)Harga 1 Gram Emas Pegadaian di Pekanbaru Turun Hari Ini, Saatnya Beli?
Pemadaman karhutla di Teluk Meranti, Pelalawan masih berlangsung.(ilustrasi/int)5 Hektare Lahan Terbakar, Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Karhutla Pelalawan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved