www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Workshop Fotografi PT IKPP, Strategi Baru Ciptakan UMKM Kreatif Generasi Muda di Tulang
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Pertamina EP Lirik Bongkar Potensi Baru di Lapangan Lama, Produksi Minyak Berpeluang Naik
Kamis, 22 Januari 2026 - 11:15:15 WIB
Pertamina EP Lirik syukuran atas keberhasilan evaluasi terhadap data lama Sumur ML-40 yang masih berpotensi.(foto: andi/halloriau.com)
Pertamina EP Lirik syukuran atas keberhasilan evaluasi terhadap data lama Sumur ML-40 yang masih berpotensi.(foto: andi/halloriau.com)

PELALAWAN - Pertamina EP (PEP) Lirik mengidentifikasi potensi hidrokarbon baru pada lapisan Kelesa setelah melakukan evaluasi mendalam terhadap data lama Sumur ML-40 di Struktur Molek, Desa Japura, Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Temuan ini menjadi bukti bahwa lapangan eksisting masih menyimpan peluang pengembangan, sekaligus mempertegas peran optimalisasi aset lama dalam menjaga keberlanjutan produksi migas nasional.

Lapisan Kelesa, yang sebelumnya belum menjadi target utama pengembangan, kini dinilai sebagai reservoir prospektif.

Keberhasilan pembuktian hidrokarbon pada interval ini membuka peluang pemboran lanjutan, termasuk pengeboran sumur-sumur baru di wilayah kerja PEP Lirik.

Keberhasilan ini berangkat dari keputusan strategis perusahaan untuk 'menghidupkan kembali' Sumur ML-40, sumur yang pertama kali dibor pada 2010.

Sumur tersebut sempat berproduksi hingga 28 barel minyak per hari (BOPD) sebelum akhirnya mengalami penurunan produksi akibat tingginya kandungan air pada 2016.

Alih-alih menutup potensi, PEP Lirik memilih menelusuri ulang data historis dan melakukan serangkaian kajian teknis.

Pengembangan Sumur ML-40 mulai dikerjakan sejak 20 Desember 2025 dengan penambahan kedalaman sumur menggunakan rig serta pekerjaan perforasi pada interval yang dinilai masih menyimpan hidrokarbon.

Langkah ini ditargetkan mampu memberikan tambahan produksi hingga 40 BOPD, sekaligus memperkuat rata-rata produksi PEP Lirik yang saat ini berada di kisaran 1.400 BOPD.

Dari optimalisasi inilah, lapisan Kelesa terkonfirmasi memiliki potensi signifikan untuk pengembangan berikutnya.

Field Manager PEP Lirik, Luqman Arif menegaskan, pengembangan Sumur ML-40 merupakan bagian dari strategi menjaga stabilitas produksi lapangan di tengah tantangan alamiah penurunan produksi.

“Pengembangan ML-40 menunjukkan bahwa potensi lapangan eksisting masih bisa dioptimalkan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya PEP Lirik untuk menjaga produksi dan menopang ketahanan energi nasional,” ujar Luqman, Kamis (22/1/2026).

Seluruh proses pengembangan dilakukan dengan mengacu pada standar operasional yang ketat guna memastikan keselamatan kerja dan keandalan operasi.

Setiap tahapan dirancang secara terencana agar aktivitas pengembangan berjalan lancar tanpa mengganggu operasional lapangan lainnya.

Sebagai Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), PEP Lirik menegaskan komitmennya dalam menjaga pasokan energi dari wilayah kerja yang dikelola.

Optimalisasi lapangan migas tua seperti ML-40 dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam mendukung ketahanan energi nasional di tengah kebutuhan energi yang terus meningkat.

Penulis: Andi Indrayanto
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kegiatan photography workshop PT IKPP di Tualang, Siak.(foto: istimewa)Workshop Fotografi PT IKPP, Strategi Baru Ciptakan UMKM Kreatif Generasi Muda di Tulang
ilustrasi.Karhutla Mulai Mengintai Riau, Manggala Agni Perketat Patroli dan Respons Dini
Rencana penerapan pajak air permukaan untuk perusahaan sawit di Riau.(ilustrasi/int)DPRD Riau: Wacana Pajak Air Permukaan Sawit Hanya untuk Perusahaan, Potensi PAD Rp4 Triliun
Ilustrasi harga emas 1 gram Antam masih tinggi (foto/int) Harga 1 Gram Emas Antam di Pekanbaru Dijual Rp2,916 Juta
Prakiraan cuaca di Riau hari ini.(ilustrasi/AI)Cuaca Riau Hari Ini Relatif Stabil, Hujan Lokal Masih Mengintai
  Gepeng di Pekanbaru makin menjamur dan berisiko ganggu keamanan masyarakat.(foto: dok/halloriau.com)Gepeng Makin Agresif di Pekanbaru, DPRD Sorot Risiko Keamanan Masyarakat
Harga emas di Galeri 24 Pegadaian Pekanbaru turun hari ini (foto/riki)Harga 1 Gram Emas Pegadaian di Pekanbaru Turun Hari Ini, Saatnya Beli?
Pemadaman karhutla di Teluk Meranti, Pelalawan masih berlangsung.(ilustrasi/int)5 Hektare Lahan Terbakar, Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Karhutla Pelalawan
Sebaran titik panas di Riau hari ini.(ilustrasi/AI)Inhil Terbanyak, Hotspot Riau Meningkat Jadi 62 Titik Pagi Ini
ist.Kunjungi KI Riau, Polda Riau Pastikan Layanan Informasi Publik Transparan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved