PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mengingatkan masyarakat Riau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang pada malam hari.
Kondisi ini diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah seiring dinamika atmosfer yang memengaruhi cuaca harian.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Alfa Nataris menjelaskan, secara umum cuaca di Provinsi Riau pada Kamis (5/2/2026), didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan bersifat lokal hingga sedang di beberapa daerah.
“Pada pagi hari, kondisi udara di Riau umumnya kabur hingga berawan. Memasuki siang hari, cuaca relatif cerah berawan, namun hujan ringan berpotensi terjadi secara lokal,” ujarnya.
BMKG mencatat, hujan ringan pada siang hari berpeluang turun di Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, serta Kota Dumai.
Sementara itu, pada sore hingga malam hari, intensitas hujan diprakirakan meningkat di sejumlah wilayah.
“Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, hingga Kota Pekanbaru,” lanjutnya.
Memasuki dini hari Jumat, 6 Februari 2026, kondisi udara masih didominasi kabur hingga berawan.
BMKG memperkirakan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kampar, Bengkalis, dan Kota Pekanbaru.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem pada malam hari. Masyarakat diminta mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, khususnya di wilayah Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.
“Kami mengimbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar ruangan pada malam hari, untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” pungkasnya.
BMKG Pekanbaru menyarankan warga untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan, seperti genangan air, gangguan transportasi, hingga risiko keselamatan.